Ahli Sarankan Vaksin Pfizer dan Moderna Hanya untuk Kelompok Rentan dan Nakes

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Virolog dr Yordan Khaedir menyarankan pemerintah agar vaksin Moderna dan Pfizer diutamakan untuk kelompok orang yang rentan dan para tenaga kesehatan (nakes). Ia meminta agar kedua vaksin yang dipercaya memiliki efikasi lebih tinggi itu diprioritaskan untuk Pulau Jawa dan Bali.

"Jadi terkait adanya vaksin baru masuk seperti Moderna dan mungkin saja nanti Pfizer, saya menyarankan untuk didistribusikan pada Jawa dan Bali, untuk kalangan rentan dan termasuk nakes," katanya saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (10/7/2021).

Yordan menjelaskan, hal itu disebabkan karena efikasi kedua vaksin tersebut diyakini lebih baik dari vaksin asal China. Di samping juga masa kedaluwarsa yang cenderung singkat, maka jika didistribusikan ke luar Pulau Jawa akan membutuhkan waktu yang cukup panjang.

"Karena storage keduanya lebih feasible dilakukan di Pulau Jawa dan Bali (harus disimpan suhu tertentu, dan expired date-nya singkat)," jelas dia.

Sementara, vaksin Sinovac yang saat ini masih tersisa, dr Yordan menyarankan distribusikan di luar Pulau Jawa secara simultan. Karena masih daerah zona hijau dan kuning, diharapkan masih efektif menangkal virus varian baru.

"Jangan kemudian euforia vaksin baru dipakai tanpa hitung-hitungan atau ngasal, yang ada mubazir. Semua enggak dapat, herd immunity enggak tercapai juga," pungkasnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Pfizer Tiba Agustus 2021

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak-anak dengan batasan usia 12-15 tahun. (AFP/Luis Acosta)
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak-anak dengan batasan usia 12-15 tahun. (AFP/Luis Acosta)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 Pfizer bakal mendarat di Indonesia pada Agustus 2021 mendatang. Kedatangan Pfizer ini membuat vaksin Covid-19 yang tiba di Indonesia semakin banyak.

"Bulan Agustus nanti akan masuk dari Pfizer, sehingga jumlah vaksin yang masuk di semester kedua tahun ini akan menjadi semakin banyak," ucapnya dalam siaran langsung, Rabu, 30 Juni 2021.

Selian Pfizer, pada Juli nanti Indonesia juga bakal kedatangan vaksin AstraZeneca. Ia tak menjelaskan berapa dosis yang akan datang.

"Jumlah vaksin yang masuk ke Indonesia makin lama, akan semakin banyak. Ini ada lagi donasi vaksin gratis dari Covax Gavi," katanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel