Ahmad Sahroni: Ada Polisi Tak Netral dan Suka Malak, Lapor ke Propam

Bayu Nugraha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni menyampaikan apresiasinya langkah Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang membuka pengaduan online, untuk menekan angka pelanggaran yang dilakukan anggota Polri.

Menurut Sahroni, langkah Propam Polri tersebut adalah bentuk proaktif agar tak ada lagi pelanggaran aturan yang dilakukan oleh polisi di lapangan.

“Saya melihat ini justru oke banget ya, Pak Sambo tahu bahwa memang pelanggaran aturan oleh polisi tinggi, jadi beliau mencari segala cara demi menekan angka pelanggaran itu. Kemarin juga Pak Sambo menjelaskan banyak sekali upaya penanganan yang akan dilakukan, mulai dari aduan langsung oleh masyarakat, hingga melibatkan akademisi. Ini adalah upaya-upaya menyeluruh yang patut diacungi jempol,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 14 April 2021.

Lebih lanjut, Sahroni menyebut bahwa kesadaran untuk meningkatkan kinerja inilah yang penting dan patut jadi contoh buat institusi lainnya di kepolisian. Menurutnya, hal ini penting untuk terus meningkatkan pelayanan di masyarakat.

“Justru dengan mengetahui bahwa kinerjanya masih perlu ditingkatkan, Propam Polri jadi terus berkomitmen untuk bekerja keras, tidak antikritik, dan terbuka terhadap masukan masyarakat. Memang ini yang kita ingin lihat muncul di institusi kepolisian, yaitu sikap-sikap yang fair, transparan, dan mau menerima kritik,” sambungnya.

Terakhir, Sahroni meminta masyarakat untuk turut bekerjasama membantu polisi dalam menindak para personelnya yang melanggar aturan.

“Sekarang, Propam kan sudah jemput bola dengan membuat pengaduan online, saatnya kita juga berperan aktif. Masyarakat kalau ada polisi yang tidak netral, suka malak, atau nggak disiplin, silakan laporkan ke Propam polri,” kata Sahroni.

Sebelumnya, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menggelar Rakernis (Rapat Kerja Teknis) di gedung Raputama Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dalam Rakernis tersebut, Kepala Divisi Propam Polri Irjen (Pol) Ferdy Sambo menyampaikan permintaan maafnya pada Kapolri karena telah terjadi peningkatan jumlah pelanggaran aturan oleh anggota kepolisian di lapangan.

Sambo menyebut, untuk menekan angka pelanggaran ini, pihaknya membuka pengaduan online dan akan bekerjasama dengan akademisi untuk meneliti penyebab pelanggaran, sambil merancang penanganan yang tepat.

Baca juga: Aplikasi SIM Online, Bukti Polri Adaptif Terhadap Perkembangan Zaman