Ahok Geleng-Geleng Lihat Rumah Pompa Cengkareng

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja bersama Menteri Perdagangan dan Investasi Denmark datang mengunjungi rumah pompa yang berada di Jalan Pesing Poglar, Cengkareng, Jakarta Barat. Kehadiran Ahok dan sejumlah jajaran dari Kedutaan Besar Denmark ini menarik perhatian warga sekitar dan sempat memacetkan arus kendaraan.

Ahok berharap kehadiran rumah pompa dengan merek dagang Grundfos asal Denmark mampu mengurangi genangan air di Cengkareng yang dilintasi oleh Kali Apuran. "Ini salah satu bentuk kerja sama untuk mengatasi banjir di Jakarta," kata Ahok, Ahad sore, 3 Maret 2013 di lokasi.

Kendati demikian, Ahok sempat geleng-geleng kepala ketika ditanya ihwal pembangunan rumah pompa yang menghabiskan dana Rp 39 miliar. Ahok mencoba membandingkan dengan anggaran membuat rumah pompa untuk tahun ini sebesar Rp 30 miliar. "Kami akan kaji soal pembangunan rumah pompa. Untuk itu kami akan adakan lelang terbuka," ujarnya.

Menurut Ahok, untuk mengatasi persoalan banjir di Jakarta tak cukup hanya dengan membangun rumah pompa. Di saat bersamaan mesti ada upaya mengeruk sungai yang sudah mengalami pendangkalan. Bila terjadi banjir besar seperti Januari 2013, pemerintah juga perlu untuk menyediakan rumah susun bagi korban banjir agar tidak terlantar. "Jadi harus dilakukan bersamaan," ujarnya. (Baca: Ahok Ajak Bos Properti Benahi Rusun Marunda)

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan dan Investasi Denmark Pia Olsen Dyhr berharap kerja sama antara Indonesia dengan Denmark bisa berlanjut ke depannya. Ia mengatakan, Denmark mencoba memberi solusi terkait banjir di Jakarta.

Rumah pompa Pesing Poglar memiliki enam mesin yang mampu menyedot air enam meter kubik per detik. Tak hanya berisi mesin pompa, rumah pompa Pesing juga mempunyai tiga unit saringan sampah dan satu genset.

ADITYA BUDIMAN

Berita Lainnya:

Ada Video Harlem Shake Duet Maia dan Syahrini

Harlem Shake Mendunia, Begini Awal Ceritanya 

Ke Jerman, SBY Lupa Mau Bahas Apa

Habis Permen Cinta, Terbitlah 'Sex Drops' 

Cuit Anas Urbaningrum Sindir Pemimpin  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.