Ahyudin ATC Hari Ini Kembali Diperiksa, Total Sudah Sembilan Kali

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri kembali melakukan pemeriksaan terhadap mantan petinggi Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin. Ini merupakan pemeriksaan yang kesembilan kalinya.

"Jadwal pemeriksaan ACT, hari Kamis tanggal 21 Juli 2022. Imam Akbari (Ketua Pembina Yayasan ACT). Hariyana Hermain (Senior Vice Presiden Global Islamic) dan Ahyudin (pendiri, ketua pengurus & president yayasan ACT)," kata Kasubdit IV Dit Tipideksus Bareskrim Polri, Kombes Andri Sudarmaji kepada wartawan, Kamis (21/7).

Dia menjelaskan, pemeriksaan terhadap Ahyudin dan dua orang lainnya masih terkait dugaan penyimpangan dana dari Boeing.

"Masih sama, terkait penyimpangan dana dari Boeing & donasi lainnya oleh yayasan ACT," jelasnya.

ACT Diduga Selewengkan Dana Ahli Waris Korban Lion Air

Sebagai informasi, dugaan penyelewengan dana oleh pengurus Yayasan ACT terjadi saat penyaluran bantuan kepada ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang terjadi pada 2018.

Dugaan penyimpangan ini disebut dilakukan mantan Presiden ACT Ahyudin dan Presiden ACT Ibnu Khajar. Mereka diduga menggunakan dana bantuan untuk kepentingan pribadi.

Bahkan, status penanganan kasus ini sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Dengan begitu, cepat atau lambat bakal ada penetapan tersangka.

Peningkatan status kasus ini berdasarkan hasil gelar perkara. Polisi beranggapan di kasus ini telah terjadi tindak pidana. [tin]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel