Ahyudin Kembali Diperiksa Terkait Penyimpangan Dana ACT

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri kembali melakukan pemeriksaan terhadap eks petinggi Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin. Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan penyelewengan dana.

"Jadwal pemeriksaan ACT, hari Rabu, tanggal 20 Juli 2022. Ahyudin (pendiri, ketua pengurus dan presiden yayasan ACT) Hariyana Hermain (senior vice presiden global Islamic) jam 13.00 Wib," kata Kasubdit IV Dit Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Andri Sudarmaji saat dihubungi, Rabu (20/7).

Ia menjelaskan, pemeriksaan terhadap Ahyudin itu dilakukan masih seputar dugaan penyimpangan dana dari Boeing.

"Masih sama, terkait penyimpangan dana dari Boeing dan donasi lainnya oleh yayasan ACT," jelasnya.

Sebagai informasi, dugaan penyelewengan dana oleh pengurus Yayasan ACT terjadi saat penyaluran bantuan kepada ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang terjadi pada 2018.

Dugaan penyimpangan ini disebut dilakukan mantan Presiden ACT Ahyudin dan Presiden ACT Ibnu Khajar. Mereka diduga menggunakan dana bantuan untuk kepentingan pribadi.

Bahkan, status penanganan kasus ini sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Dengan begitu, cepat atau lambat bakal ada penetapan tersangka.

Peningkatan status kasus ini berdasarkan hasil gelar perkara. Polisi beranggapan di kasus ini telah terjadi tindak pidana. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel