Air dan Udara Bersih Penting untuk Cegah Penularan COVID-19

Lazuardhi Utama
·Bacaan 1 menit

VIVA – Selain protokol kesehatan, banyak masyarakat yang mulai menjalani kebiasaan baru (new normal) dengan menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat demi terhindar dari penularan COVID-19.

Namun, penularan virus yang bisa melalui udara atau airborne membuat tidak sedikit orang belum yakin betul kalau menerapkan protokol kesehatan dan gaya hidup sehat bisa menghindari wabah tersebut.

Baca: Trio Raksasa Teknologi Bersatu Berantas Misinformasi Vaksin COVID-19

Oleh sebab itu, saat ini masyarakat Tanah Air membutuhkan teknologi yang mampu membersihkan udara dari virus dan bakteri di dalam rumah. Chief of Sales and Marketing Coway Indonesia, Sean Park menuturkan, saat pandemi seperti sekarang, standard air dan udara bersih bagi konsumen Indonesia semakin meningkat.

"Masyarakat membutuhkan keyakinan bahwa ada support system yang dapat mendukung gaya hidup mereka dengan menawarkan pemurni udara (air purifier) dan pemurni air (water purifier) sebagai solusi. Tak terbatas hanya pengguna dari rumah tangga, namun juga kantor hingga rumah sakit," ungkapnya, Kamis, 26 November 2020.

Dalam acara E-conference yang mengusung tema ‘The 1st Big Step for 10 Million of Coway Indonesia' itu, ia pun memasang target, di mana dalam kurun waktu 3 tahun terus mendukung kebutuhan air murni dan udara bersih bebas polusi, bakteri, dan virus untuk 100 ribu pengguna.

Untuk saat ini, beberapa produk kategori air purifier, unit Storm (AP-1516D) dan Breeze (AP-1018F), diklaim mampu menyaring hingga 0,01 mikrometer partikel super mikro di udara.

Keduanya juga menggunakan teknologi HEPA filter dengan 4 langkah sistem filter untuk menghilangkan bau tidak sedap, partikel debu halus, dan fitur deodorisasi.

"Untuk water purifier terdapat unit Ombak (CHP-7310R) dan Core (CHP-671R). Ombak dilengkapi fungsi Sterilisasi Ultraviolet, sedangkan Core adalah tipe free-standing dan memiliki kapasitas besar 21L, sehingga cukup untuk keluarga besar dan pekerja atau perusahaan," jelas Park.