Airlangga ajak Dubes AS dan Kanada lihat peluang investasi di Batam

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak Duta Besar Amerika Serikat Sung Y Kim dan Duta Besar Kanada Nadia Burger melihat peluang investasi di Batam, Kepulauan Riau sebelum menghadiri pertemuan G20 di Bali.

Mereka mengunjungi tiga tempat yaitu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Aero Technic (BAT), KEK Nongsa dan PT Sat Nusapersada.

“Jadi menjelang G20 nanti di Bali, Duta Besar Amerika dan Kanada kami bawa untuk melihat fasilitas di Batam,” ujar Airlangga di Batam, Jumat (4/11).

Menurut Airlangga, ada beberapa kerja sama yang bisa dilakukan perusahaan di Batam dengan perusahaan di AS dan Kanada, diantaranya kerja sama di bidang perawatan mesin pesawat.

“Kami sudah meninjau fasilitasnya, ke depan dibutuhkan kerja sama untuk perawatan mesin pesawat, saat ini kami sedang bicara dengan General Electric (GE) dan kami mengarahkannya ke perawatan mesin di Batam Aero Technic,” ujar Airlangga.

Selain bisnis pesawat, Airlangga juga menawarkan kerja sama di bidang industri digital di KEK Nongsa yang menurutnya sangat berpotensi.

“Pemerintah terus mendorong perkembangan KEK Nongsa ini agar bisa menarik lebih banyak investasi asing terutama di bidang digital. Di Batam tersedia listrik yang memadai untuk mendukung kebutuhan energi pusat data, dan ke depan juga akan disiapkan sumber energi terbarukan,” kata dia.


Baca juga: SKK Migas ajak investor global kembangkan potensi gas di Indonesia
Baca juga: Kementerian Investasi serahkan NIB bagi 550 pelaku UMK Garut
Baca juga: Realisasi investasi di Jabar hingga September capai Rp128,37 triliun