Airlangga Akan Tambahkan Vaksin COVID-19 di Kalsel

·Bacaan 2 menit

VIVA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengunjungi Kalimantan Selatan untuk melakukan evaluasi dan monitoring secara langsung penanganan COVID-19. Kalsel merupakan salah satu daerah yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 hingga saat ini.

“Jadi kami ke sini untuk melihat secara langsung situasi pandemi dan penanganan COVID-19 di Kalimantan Selatan. Karena Kalsel adalah salah satu yang tertinggi (kasus aktif) dan paling banyak kabupaten/ kota PPKM level 4 di Kalimantan,” kata Airlangga melalui keterangan persnya, Jumat, 20 Agustus 2021.

Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) itu memastikan pelaksanaan koordinasi, sinergi, dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah berjalan dengan baik. Mulai percepatan vaksinasi, penyediaan fasilitas isolasi terpusat, ketersediaan obat dan oksigen.

"Dan juga mengecek PPKM mikro di desa-desa yang menjadi percontohan dalam penerapan protokol kesehatan dan pelaksanaan isolasi secara terpusat,” kata Airlangga lagi.

Baca juga: Airlangga Targetkan Kasus Aktif COVID-19 Turun Masif hingga September

Airlangga juga meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi di Gelanggang Olahraga (GOR) Hasanuddin yang berlokasi di Kota Banjarmasin sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako bagi warga yang melakukan vaksinasi. Penyelenggaraan vaksinasi yang ditargetkan 1.000 dosis vaksin COVID-19 per hari tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Polda Kalsel dan Pemda Kalsel.

“Dari peninjauan hari ini, kita melihat sendiri tingginya antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi ini, sehingga perlu dijaga ketersediaan suplai vaksin. Pemerintah akan mendapatkan vaksin selama bulan Agustus ini sebanyak 72 juta dosis, dan harapannya untuk Kalimantan Selatan ini akan segera ditambahkan,” katanya.

Airlangga kemudian melakukan peninjauan langsung ke Perumahan Citra Garden City yang bertempat di Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru. Di perumahan itu terdapat 289 jiwa yang terdiri dari 133 Kepala Keluarga (KK), di mana beberapa waktu lalu 46 warganya terkena COVID-19 dan menjalani isolasi mandiri (isoman) yang dilaksanakan secara terpusat, dan saat ini tinggal 4 orang yang melakukan isolasi.

“Keberhasilan pengendalian laju kasus COVID-19 ini, tidak lepas dari adanya penyediaan sebuah rumah yang khusus dijadikan sebagai tempat isolasi (fasilitas isolasi terpusat) bagi warga yang terkena COVID-19, sehingga penyebaran kasus aktif dapat ditekan dan perawatan dapat dilakukan secara lebih memadai,” katanya.

Selain itu juga dilakukan penyerahan bantuan kepada Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, berupa masker, vitamin dan obat-obatan, serta bantuan berupa masker dan sabun untuk cuci tangan kepada Lurah Sungai Ulin.

Dalam kunjungan tersebut, Airlangga didampingi oleh Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. Selain mereka, Pejabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA, dan sejumlah anggota DPR juga turut hadir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel