Airlangga apresiasi terobosan Pemda Kalsel bantu isoman COVID-19

·Bacaan 2 menit

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi terobosan Pemda Kalimantan Selatan membantu masyarakat tengah melalukukan isolasi mandiri (isoman) COVID-19 dengan hasil panen petani.

Semua hasil panen dari petani tersebut dibeli oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan dengan harga di atas harga pasar untuk membantu pemasaran hasil panen para petani untuk kemudian didistribusikan ke masyarakat yang tengah menjalani isoman COVID-19.

“Saya sangat mengapresiasi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Selatan karena tanggap dan betul-betul hadir membantu petani. Apalagi, hasil panennya pun disumbangkan kepada masyarakat yang sedang Isoman, yang sedang berjuang untuk pulih dan membutuhkan asupan gizi yang cukup,” kata Airlangga dalam rangkaian kunjungannya di Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat.

Baca juga: Airlangga : Kemudahan berbisnis dorong investasi asing ke Indonesia

Airlangga terus mendorong agar penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Daerah setempat. Ia juga menegaskan sektor pertanian merupakan salah satu sektor esensial untuk menjaga bangsa dan negara.

“Terutama di masa pandemi seperti ini, saya berharap agar program-program di sektor pertanian terus dioptimalkan implementasinya, terutama dalam hal menyejahterakan petani,” ujarnya.

Selama pandemi tahun 2020-2021, sektor pertanian tercatat mampu bertahan dan tumbuh positif. Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian pada tahun 2020 tercatat sebesar 1,75 persen dan pada Triwulan I tahun 2021 sebesar 2,95 persen.

Baca juga: Menko Airlangga kunjungi Kalsel pantau penanganan pandemi COVID-19

Dalam rangkaian kunjungan tersebut Airlangga meninjau pertanian komoditas tanaman hortikultura dan menyempatkan diri untuk berdialog dengan para petani. Ia juga ikut memanen hasil pertanian berupa cabai tumpang sari dan melon dengan para petani tergabung dalam Kelompok Tani Ngudi Rahayu dari Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru dengan jumlah anggota sebanyak 30 orang dan luas lahan tanaman sebesar 28 hektare.

Menko Perekonomian yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) meyakini bahwa dengan sinergi dan koordinasi yang baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, dan Masyarakat, Indonesia bisa segera keluar dari pandemi COVID-19 dan sekaligus memulihkan ekonomi.

Kegiatan dialog dengan para petani ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Menko Perekonomian ke Kalimantan Selatan. Sebelumnya Menko Perekonomian juga meninjau pelaksanaan vaksinasi di GOR Hasanuddin, meninjau fasilitas isolasi terpusat di Balai Pelatihan Kesehatan Kalimantan Selatan, meninjau desa percontohan penerapan protokol kesehatan di Citra Garden City Sungai Ulin, serta memimpin rapat koordinasi rapat koordinasi pengendalian dan penanganan COVID-19 di Provinsi Kalimantan Selatan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel