Airlangga: Fahmi Idris sosok aktivis dan pekerja keras

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menilai Fahmi Idris sebagai sosok seorang aktivis dan pekerja keras yang mudah bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat.

Dia menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya politisi senior Partai Golkar Fahmi Idris di Jakarta, Minggu pagi.

“Almarhum Prof Fahmi Idris seorang aktifis, pekerja keras mudah bergaul dgn berbagai lapisan masyarakat dari kelompok maupun usia yg berbeda,” kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Ketua DPP Golkar: Fahmi Idris sosok setia pada perjuangan bangsa

Airlangga mengenang saat dirinya hadir dan memberikan testimoni saat Fahmi berkiprah secara akademis di Universitas Negeri Padang dan mendapat penghargaan berupa Profesor Kehormatan.

Dia mengatakan Fahmi Idris sebagai senior di Partai Golkar, juga menjadi Menteri Tenaga Kerja di Kabinet Pembangunan dan Menteri Perindustriaan di era Presiden SBY periode pertama.

Menurut dia, di Golkar maupun di Kementerian Perindustrian, ada dua peninggalan Fahmi yang dinapaktilasi.

Baca juga: Fahmi Idris undang anak makan siang bersama tujuh hari sebelum wafat

“Selamat jalan Prof Fahmi Idris jejak dan langkah yg ditoreh telah di catat dalam sejarah. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yg ditinggalkan diberi kesabaran, aamiin,” katanya.

Sebelumnya, mantan Menteri Perindustrian dan politisi senior Partai Golkar Fahmi Idris meninggal dunia pada Minggu (21/5) pukul 10.00 WIB.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah berpulang ke rahmatullah ayah saya Prof. Dr. H. Fahmi Idris bin Idris Marah Bagindo. Wafat pukul 10.00 WIB di ICU RS Medistra, Jakarta,” kata Fahira Idris dalam akun Twitter resmi miliknya, Minggu.

Jenazah akan disemayamkan di rumah duka Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan.

Baca juga: Fahmi Idris Menteri era Susilo Bambang Yudhoyono meninggal dunia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel