Airlangga harap media beritakan arti pertumbuhan ekonomi membaik

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengharapkan media massa, baik cetak maupun daring (online), dapat memberitakan kepada publik mengenai arti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik, yakni tumbuh mencapai 5,44 persen.

"Saya mengharap teman-teman media cetak ataupun online bisa menyampaikan ke publik arti pertumbuhan ekonomi yang 5,44 persen," ujar Airlangga kepada wartawan saat menghadiri acara pertemuan tokoh nasional dalam rangka memperingati 10 tahun Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Pemred) di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat ini mengenai pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2022 yang tumbuh 5,44 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021 itu mengandung arti bahwa ekonomi Indonesia mampu tumbuh lebih tinggi di tengah situasi yang sulit akibat dampak pandemi COVID-19 dan kondisi geopolitik dunia yang bergejolak.

Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan Indonesia patut bersyukur dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik itu, padahal pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat minus 0,9 pada kuartal I tahun 2022. Di samping itu, tambah dia, untuk pertama kalinya negara lainnya, yakni China mengalami pertumbuhan ekonominya yang berada di bawah 1 persen.

"Oleh karena itu, alhamdulillah tadi pagi diumumkan oleh BPS pertumbuhan ekonomi kita extra ordinary 5,44 persen," ucap dia.

Menurut Airlangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini mampu membaik salah satunya karena penanganan COVID-19 yang baik.

Dia berterima kasih atas kerja sama yang erat di antara seluruh pemimpin dan TNI serta Polri. Kerja sama itu, kata dia, membuat penanganan COVID-19 di Tanah Air menjadi lebih baik.

"Kerja sama kita luar biasa di dalam situasi krisis hanya ada satu cara, hanya satu metode kepemimpinan yaitu satu komando," ucap Airlangga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel