Airlangga : indeks kesembuhan COVID-19 Indonesia terbaik di ASEAN

·Bacaan 2 menit

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Penanganan COVID dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) menyampaikan recovery index COVID-19 atau indeks kesembuhan COVID-19 Indonesia terbaik di ASEAN.

“Per 1 juta penduduk ada 4,6 kasus secara nasional dan dari data recovery index Indonesia terbaik di antara ASEAN dan nomor 54 dari negara lainnya (dunia),” kata Menko Airlangga dalam konferensi pers Perkembangan PPKM secara daring, Senin.

Menko Airlangga mengatakan indeks kesembuhan negara ASEAN lain yakni SIngapura berada pada perigkat 70, Malaysia 102, dan Thailand 109.

Airlangga juga menyampaikan bahwa tingkat kesembuhan di luar Jawa-Bali terus mengalami perbaikan. Sumatera memiliki tingkat kesembuhan mencapai 95,55 persen dengan fatality rate-nya 3,56 persen dan perkembangan kasus aktifnya dari 9 Agustus sudahturun 94 persen. Nusa Tenggara recovery rate 96,99 persen, fatality rate 2,34 persen dan penurunan kasus aktif 95 persen.

Baca juga: Menko Airlangga: 78,3 juta orang telah divaksinasi sampai 11 Agustus

“Kalimantan recovery rate 95,9 persen, fatality rate 3,16 persen dengan penurunan turun 93,18 persen,” ujarnya.

Kemudian untuk Sulawesi memiliki tingkat kesembuhan 96,05 persen dengan fatality rate 2,63 persen dan penurunan kasus aktif mencapai 90,9 persen. Sedangkan di Maluku dan Papua tercatat tingkat kesembuhan 95,75 persen, fatality rate 1,75 persen dan penurunan kasus aktif 88,86 persen.

Sedangkan untuk evaluasi mingguan PPKM luar Jawa-Bali, hanya menyisakan 1 kabupaten/kota yang masih menerpakan PPKM level 4.

“Berdasarkan assement mingguan di 386 kabupaten/kota luar Jawa Bali, 1 kab/kota masih level 4” ungkap dia.

Baca juga: Airlangga : sinergi pemerintah daerah untuk pemulihan ekonomi

PPKM level 3, lanjut Menko Airlangga, di terapkan 38 kab/kota. Kemudian PPKM level 2 berlaku di 278 kab/kota dan level 1 diterapkan di 69 kab/kota.

Sedangkan untuk penerapan PPKM secara provinsi di 27 provinsi luar Jawa Bali, tidak ada yang menerapkan level 4. Penurunan juga terjadai PPKM level 3 yang hanya menyisakan 3 provinsi, kemudian 22 provinsi menerapkan PPKM level 2, serta 2 provinsi yakni Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Barat menerapkan PPKM level 1.


Baca juga: Menko Perekonomian: Tingkat kesembuhan COVID DKI Jakarta 75,2 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel