Airlangga Ingin Vaksin Mandiri Diberikan Gratis kepada Karyawan

Daurina Lestari, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, menyampaikan rencana pemerintah melakukan vaksin COVID-19 mandiri. Rencana itu ditujukan agar pelaksanaan program imunisasi makin dipercepat.

"Untuk akselerasi program mandiri sedang dipersiapkan regulasinya, karena akan mengatur pembelian oleh sektor-sektor industri tertentu," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 21 Januari 2021.

Vaksin mandiri memang pernah dicetuskan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara, dan belakangan usul itu dilontarkan oleh kalangan pengusaha. Menurut Airlangga, jenis vaksin yang diperoleh mandiri berbeda dengan program pemerintah yang gratis.

"Jadi beberapa hal yang berkaitan dengan teknis akan dipersiapkan, dan tentu juga dimintakan agar sumber vaksinnya berbeda dari vaksin yang gratis," kata menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut.

"Dan itu akan diberikan kepada karyawan secara gratis," tuturnya.

Baca juga: Rupiah Menguat Dipengaruhi Prospek Ekonomi Dunia

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menyinggung rencana vaksinasi mandiri COVID-19 telah diwacanakan para pengusaha, dan segera diputuskan di samping pelaksanaan vaksin gratis.

"Kemudian ada bertanya bagaimana mempercepat lagi? Banyak dari perusahaan, para pengusaha menyampaikan, Pak bisa enggak kita vaksin mandiri? Ini yang baru kita akan putuskan," kata Jokowi di acara Kompas100 CEO Forum, Kamis 21 Januari 2021.

Menurut Jokowi, rencana itu sebenarnya baik-baik saja. Hal itu juga sesuai rencana dirinya ingin mempercepat vaksinasi.

"Kita perlu mempercepat, perlu sebanyak-banyaknya, apalagi biayanya ditanggung perusahaan, kenapa tidak," ujar Kepala Negara.