Airlangga Minta Alumni Kartu Prakerja Gunakan Ilmu yang Diperoleh

·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan dialog dengan perwakilan alumni Program Kartu Prakerja yang berasal dari berbagai kalangan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, hari ini.

Airlangga lega, para alumni Kartu Prakerja di daerah tersebut mampu mengembangkan bisnisnya ataupun beprestasi di pekerjaan barunya. Sementara itu, pendaftaran Kartu Prakerja hingga Gelombang 19 saat ini pun masih sangat besar.

“Tingginya animo masyarakat yang diikuti kepuasan masyarakat terhadap Program Kartu Prakerja bahkan setelah dilaksanakan sebanyak 19 gelombang. Ini membuktikan bahwa Program Kartu Prakerja sesuai dengan minat dan kebutuhan masyarakat,” ujar Airlangga dikutip dari keterangannya, Jumat, 27 Agustus 2021.

Dalam kesempatan itu Airlangga bertemu Hidayat, salah seorang penerima Kartu Prakerja yang sebelumnya pernah bangkrut ketika berwirausaha ternak ayam kampung. Dia mengambil pelatihan menjadi web designer.

Baca juga: 72 Hotel dan Restoran Tutup Permanen di Yogyakarta karena PPKM

Hidayat yang merupakan alumni Kartu Prakerja Gelombang 2 mengatakan bahwa pelatihan yang diambil sangat berguna. Saat ini dia pun telah bekerja di Kantor Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai teknisi IT.

Masih dalam kesempatan yang sama, Airlangga berbincang kepada Eko yang juga penerima Kartu Prakerja Gelombang 2. Eko sebelumnya pernah terdampak pengurangan karyawan akibat Pandemi COVID-19. Pelatihan konten marketing untuk bisnis serta kursus Bahasa Inggris dipilih Eko untuk meningkatkan kemampuannya.

Dana insentif yang didapat Eko dijadikan sebagai modal usaha ternak ayam dengan membeli bibit ayam, namun usaha yang sempat berjalan beberapa waktu itu terkendala akibat wabah penyakit ayam sehingga usaha tersebut akhirnya terhenti.

Hal itu tidak membuat Eko patah semangat, ia kembali mencoba menjalankan usaha kerajinan tangan dan budidaya ikan cupang sambil bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Manfaat Program Kartu Prakerja juga dirasakan oleh Sahril yang merupakan alumni Program Kartu Prakerja Gelombang 2. Setelah pada awal pandemi COVID-19, Sahril sempat dirumahkan dari pekerjaannya sebagai captain pada bagian service sebuah hotel di Kota Palu.

Akhirnya dia mengambil 2 pelatihan yang salah satunya pelatihan tentang kewirausahaan. Sahril berharap pelatihannya akan berguna ketika ia sudah cukup mengumpulkan modal untuk berwirausaha. Mendengar cerita dari alumni Kartu Prakerja, Airlangga mengaku salut pada perjuangan mereka.

“Saya sangat mengapresiasi para alumni Program Kartu Prakerja yang tetap bersemangat mengembangkan kemampuannya dan melihat ini sebagai peluang. Situasi pandemi ini membuat aktivitas kita beralih ke digital. Semangat pantang menyerah ini tentu sangat menginspirasi kita semua,” tambahnya.

Mengakhiri rangkaian kunjungannya, Airlangga mendatangi lokasi usaha milik Steve, yang merupakan alumni Program Kartu Prakerja Gelombang 8. Dia yang mengambil kelas marketing, menggunakan keahlian tersebut untuk menjalankan usaha budidaya ikan lele.

Pada kesempatan tersebut, Airlangga memberikan bantuan berupa mesin pompa air sekaligus menyaksikan pemberian KUR dari Bank BNI kepada alumni Program Kartu Prakerja tersebut.

“Keberhasilan Kartu Prakerja sangat bergantung kepada bagaimana penerimanya memanfaatkan pelatihan yang ada. Karena itu, saya mengajak seluruh penerima Kartu Prakerja agar menggunakan kesempatan ini untuk skilling, up-skilling, dan re-skilling,” tambahnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel