Airlangga: Pameran Hannover Messe ajang peningkatan investasi-ekspor

Kelik Dewanto

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pameran industri terbesar di Eropa, Hannover Messe di Jerman pada 2020 menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan investasi dan ekspor.

Dalam pameran tersebut, Indonesia menampilkan berbagai produk dan solusi inovatif manufaktur, mempromosikan peluang investasi, dan memperkenalkan kekuatan dan potensi penerapan industri 4.0 di Indonesia yang berfokus pada lima sektor utama yaitu makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektronika.

"Inilah yang perlu kita pamerkan dalam Hannover Messe, sehingga target investasi dan ekspor bisa tercapai dengan pameran industri terbesar yang digelar di heart-nya Eropa," kata Menteri Airlangga di Kantor Kementerian Perindustrian Jakarta, Rabu.

Airlangga menjelaskan dalam perhelatan pameran dagang terkemuka di dunia untuk teknologi industri itu, Indonesia akan menjadi negara mitra resmi (official country partner) di Hannover Messe 2020. Indonesia menjadi negara ASEAN pertama sebagai Negara Mitra Resmi Hannover Messe.

Partisipasi Indonesia sebagai Negara Mitra Resmi Hannover Messe juga memperkuat national branding untuk meningkatkan investasi asing dan mendorong kerja sama di sektor industri.

"Kami berharap para stakeholders industri makanan minuman, otomotif, elektronik, kimia biokimia, tekstil dan alas kaki untuk menunjukkan dunia bahwa Indonesia sudah mempunyai visi ke depan di sektor tersebut," kata Airlangga.

Melalui pameran ini, status Indonesia sebagai negara mitra juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dengan Jerman.

Jerman dan Indonesia telah mempertahankan hubungan ekonomi selama bertahun-tahun.

Nilai perdagangan total antara kedua negara mencapai lebih dari 6,2 miliar dolar AS pada 2017 dan investasi langsung Jerman mencapai 289 juta dolar AS pada tahun yang sama.

Saat ini, ada lebih dari 250 perusahaan multinasional Jerman yang beroperasi di Indonesia.

Proyek investasi Jerman di Indonesia masih didominasi oleh sektor industri logam dan mesin, industri kimia dan farmasi, transportasi, penyimpanan, dan industri komunikasi.

Ajang Hannover Messe berlangsung di Jerman dan menghadirkan lebih dari 6.500 peserta dari pelaku industri terkemuka di seluruh dunia yang berasal dari sekitar 73 negara.

Setiap tahunnya, pameran ini dikunjungi oleh lebih dari 225.000 pengunjung dari sekitar 91 negara dan menghasilkan sekitar 5,6 juta kontak bisnis.

Sebagai negara mitra resmi, Indonesia akan menempati central pavilion seluas 1.300 m2 dan beberapa paviliun satelit yang bersifat tematik.

Baca juga: Indonesia siap optimalkan peluang industri di Hannover Messe 2020
Baca juga: Indonesia unjuk kekuatan manufaktur di Hannover Messe 2020
Baca juga: Indonesia unjuk kekuatan manufaktur di Hannover Messe 2020