Airlangga: Penyaluran Bansos Beras dan Subsidi Upah Sudah 100 Persen

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, penyaluran program bantuan sosial (bansos) beras 10 kilogram serta bantuan subsidi upah, sudah selesai disalurkan sesuai target yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pemerintah.

Program bansos beras 10 kg itu disebut-sebut Airlangga sudah tersalurkan kepada 28,8 juta warga masyarakat yang menjadi target utamanya.

"Sementara bantuan subsidi upah yakni Rp1 juta per pekerja, proses Dipa sudah selesai dan telah dicairkan kepada 2,09 juta pekerja," kata Airlangga dalam telekonferensi, Senin 30 Agustus 2021.

Baca juga: Kata Ketum Muhammadiyah Soal Rencana Amandemen UUD 1945

Selain itu, Airlangga juga melaporkan bahwa program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) non-PKH untuk sebanyak 8,8 juta keluarga penerima manfaat, juga sudah rampung didistribusikan hingga 100 persen.

Sementara untuk realisasi penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi para pelaku UMKM, Airlangga menjelaskan bahwa realisasi Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sudah mencapai Rp14,2 triliun untuk 11,84 juta pelaku usaha mikro.

Selanjutnya, untuk realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga memastikan bahwa capaian realisasinya sudah 45,8 persen atau sekitar Rp340,84 triliun.

Capaian realisasi itu terdiri dari sektor kesehatan 34 persen, sektor perlindungan sosial 55 persen atau Rp102,69 triliun, dan realisasi untuk UMKM mencapai Rp48 triliun atau 29 persen.

"Lalu (realisasi) program prioritas 44 persen atau Rp52,3 triliun, dan terkait insentif usaha sebesar Rp56,7 triliun," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel