Ajakan Kencan Ditolak Wanita Pekerja Kafe, Pria di Lahat Bunuh Sesama Pengunjung

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria di Lahat, Sumsel, HN (44), tewas dengan banyak luka tusuk di tubuhnya. Dia ditikami JH (47) yang sedang emosi karena ajakannya untuk berkencan ditolak wanita pekerja kafe.

Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa itu bermula saat JH datang ke kafe di Kecamatan Kikim Barat, Lahat, Rabu (26/10) dini hari. Dia mendekati wanita pekerja kafe berinisial EM (24), yang sedang berjoget bersama teman-temannya.

JH mengajak EM ke kamar untuk berhubungan badan. Ternyata ajakannya ditolak wanita itu.

Merasa tak nyaman karena pelaku terus memepet, EM keluar kafe dan bertemu dengan HN yang sedang duduk di teras. Pelaku pun menyusul keluar dan menampar wajah EM.

Melihat itu, korban yang juga merupakan pengunjung kafe berusaha membela saksi. Namun, pelaku justru semakin emosi dan mencabut pisau dari pinggangnya lalu menusukkannya ke perut korban.

Korban mencoba melakukan perlawanan dan masuk ke dalam kafe karena merasa lemas akibat banyak keluar darah. Pelaku mengejarnya dan kembali menghujani korban dengan pisaunya.

Pelaku Masih Diburu

Melihat korban terkapar, pelaku kabur. Nyawa korban tak dapat diselamatkan meski sempat dibawa ke puskesmas setempat.

Kasubsi Penmas Polres Lahat Aiptu Lispono mengungkapkan, penyidik tengah mengejar pelaku yang diketahui tinggal di Desa Tanjung Aur, Kikim Tengah. Sementara korban sudah dimakamkan ke kampung halamannya di Kikim Timur.

"Kejadiannya dini hari kemarin, korban tewas akibat banyak luka tusuk dan pelaku kabur," ungkap Lispono, Kamis (27/10).

Dari keterangan sejumlah saksi, pelaku melakukan pembunuhan lantaran kesal korban ikut campur dalam masalahnya dengan saksi. Korban bermaksud membela saksi ketika dipukul pelaku.

"Pelaku emosi karena ajakan ngamar ditolak saksi. Itu awal mula terjadi pembunuhan," pungkasnya. [yan]