Ajakan Wapres kepada Unusa untuk Kembangkan Riset Kesehatan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya- Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mendorong pengembangan vaksin nasional supaya tidak bergantung dengan vaksin impor. Hal itu diungkapkan Wapres Ma'ruf Amin saat menyampaikan ucapan selamat secara virtual dalam harlah ke-8 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sabtu (28/8/2021).

Saat ini sudah terdapat vaksin nusantara dan vaksin merah putih karya anak bangsa yang sedang dikembangkan. Pemerintah menargetkan mampu memproduksi vaksin Covid-19 maupun obat-obatan lainnya, untuk kemandirian bangsa dibidang kesehatan masyarakat pada masa mendatang

“Saya mendorong Unusa sebagai perguruan tinggi yang merupakan lembaga riset dan inovasi untuk dapat terus berinovasi dan melakukan penelitian di bidang kesehatan melalui pola kemitraan dan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia inudustri yang difasilitas oleh pemerintah,” ujar Ma'ruf Amin.

Menurut Ma'ruf Amin situasi pandemi saat ini harus dipandang oleh seluruh warga Unusa, mahasiswa, dosen dan peneliti sebagai peluang dan kesempatan untuk dapat mengimplementasikan Tridharma perguruan tinggi dalam mengatasi persoalan bangsa, seperti ikut serta menjadi relawan serta ikut dalam menangani pemulihan dampak pandemi di masyarakat.

Pada acara tersebut, Unusa juga menelurkan satu guru besar atau profesor yang telah diterima oleh dosen Fakultas Kedokteran yakni Mulyadi dan saty doktor baru bernama Winawati Eka Putri.

"Ini hadiah yang luar biasa buat kami ditengah memasuki usia ke-8 tahun 2021. Mudah-mudahan anugerah ini akan memacu dosen lain untuk memperoleh prestasi serupa,” kata Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie.

Dia mengatakan, guru besar yang diterima memiliki spesialis paru yang di saat pandemi seperti ini menjadi salah satu tulang punggung dalam menangani pasien yang terpapar Covid-19. Unusa juga meluncurkan layanan Unusa Care pada puncak harlah kali ini.

Unusa Care adalah layanan yang diperuntukan bagi masyarakat terdampak Covid-19, meliputi layanan kesehatan umum, layanan kehamilan, layanan ibu menyusui, layanan pendidikan, layanan tuntunan ibadah Islam, konsultasi psikologi, dan menghimpun dan menyalurkan dana bantuan.

“Sudah dua tahun lebih virus corona menerpa negeri ini. Banyak sisi kehidupan terpengaruh oleh Pandemi Covid-19, tidak hanya soal kesehatan dan sisi medis, tapi juga sisi kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan ikut terdampak. Berangkat dari kepedulian untuk ikut serta dalam menyelesaikan masalah pandemi inilah Unusa Care hadir,” ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel