Ajudan Lihat Pistol Ferdy Sambo Jatuh Sebelum Brigadir J Ditembak: Mau Ambil Keduluan

Merdeka.com - Merdeka.com - Saksi Romer yang merupakan ajudan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menceritakan ketika melihat senjata jenis HS milik atasannya itu jatuh. Senjata itu terjatuh sebelum Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat meninggal di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Hal itu dikatakan Romer berawal saat menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan kepada Romer mengenai Ferdy Sambo hendak pergi keluar dari rumah pribadi di Saguling. Dia menjelaskan bahwa Ferdy Sambo keluar rumah beralasan ingin bermain badminton.

"Saat bukain pintu mobil buat Sambo, dikasih tahu mau ke mana," tanya JPU di persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10).

"Siap, mau main badminton," jawab Romer.

"Dalam perjalanan itu akhirnya ke mana," tanya lagi JPU

"Mampir ke rumah dinas 46 (duren tiga)," respons Romer.

Romer menjelaskan bahwa Ferdy Sambo tiba-tiba minta berhenti di rumah Duren Tiga tanpa penjelasan apa yang ingin dilakukannya. Romer pun bergegas untuk turun dari mobil untuk membukakan bagian pintu penumpang.

"Tapi tidak langsung turun, sempat jalan lagi ditinggal mobil itu sekitar 10 meter. Saya tunggu bapak buka pintu dari dalam dulu baru saya buka," ujar dia.

Sesaat ketika Ferdy Sambo turun dari mobil, disitulah Romer melihat senjata milik majikannya tersebut jatuh. Ketika turun, pada saat yang bersamaan juga Romer sudah melihat Ferdy Sambo mengenakan sarung tangan.

"Setelah itu baru turun, senjata jatuh, saya sebagai ADC mau mengambil senjata itu, tapi keduluan pak FS, bapak menggunakan sarung tangan warna hitam," ujar Romer.

Pistol Dimasukkan Ferdy Sambo ke Saku Celana

Romer menceritakan ketika hendak menutup pintu mobil melihat Ferdy Sambo memasukkan pistol yang jatuh sebelumnya ke saku celana kanan yang merupakan celana PDL dan langsung masuk ke dalam rumah dinas.

"Waktu FS masuk lewat mana," tanya JPU.

"Pintu garasi samping masuk ke dalam rumah, saya tidak, saya sampai di luar pagar di depan garasi. Saya lihat Ricky dari luar dengan almarhum. Sama Kodir di garasi sama bang Ricky. Itu saja yang saya lihat," ujar Romer.

Setelah itu, Romer bersama Kodir dan Yogi menunggu di luar rumah dekat dengan mobil yang terparkir dekat dengan garasi. [gil]