Ajukan KPR untuk ASN Lewat 4 Program KPR Ini, Salah Satunya Tapera

·Bacaan 8 menit
Ajukan KPR untuk ASN Lewat 4 Program KPR Ini, Salah Satunya Tapera
Ajukan KPR untuk ASN Lewat 4 Program KPR Ini, Salah Satunya Tapera

RumahCom – KPR atau kepanjangannya Kredit Pemilikan Rumah merupakan produk pembiayaan untuk pembeli rumah dengan skema pembiayaan 80%-100% dari harga rumah. Fasilitas KPR yang sudah ada sejak puluhan tahun silam, telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tumpuan dalam mewujudkan impian punya rumah sendiri. Selain menyasar masyarakat umum, ada pula KPR untuk ASN atau Aparatur Sipil Negara yang menjadi salah satu produk dari bank milik negara.

Soal huniannya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkini tengah mendorong para ASN dan pegawai honorer di lingkungan Kementerian PUPR untuk memiliki hunian milik sendiri yang baik dan berkualitas, melalui fasilitas KPR dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan angsuran yang terjangkau selama masa kredit. Lantas apa saja syarat KPR untuk ASN terbaru 2021? Temukan penjelasannya dalam artikel berikut.

  1. Kemudahan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk ASN/PNS

  2. Syarat Umum Ajukan KPR untuk ASN/PNS

  3. 4 Program KPR untuk ASN

    1. KPR BP Tapera

    2. BAPERTARUM-PNS

    3. Rumah Khusus PNS dari Pengembang

    4. Program KPR dari Bank BUMN

Mengenal LTV dalam KPR, Agar Rumah Impian Anda Bisa Terbeli
Mengenal LTV dalam KPR, Agar Rumah Impian Anda Bisa Terbeli

Mengajukan KPR Dan Mengatur Cicilan

Mengenal LTV dalam KPR, Agar Rumah Impian Anda Bisa Terbeli

1. Kemudahan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk ASN/PNS

KPR Tapera BTN menawarkan tiga skema pembiayaan sesuai kelompok penghasilan. Sumber: Pexels - RODNAE Productions
KPR Tapera BTN menawarkan tiga skema pembiayaan sesuai kelompok penghasilan. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

KPR Tapera BTN menawarkan tiga skema pembiayaan sesuai kelompok penghasilan. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Per Mei 2021, pemerintah melalui Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dan Perum Perumnas resmi merealisasikan KPR Tapera BTN. KPR untuk ASN ini memberikan besaran suku bunga yang terjangkau dengan jangka waktu cicilan hingga 30 tahun.

KPR Tapera BTN menawarkan tiga skema pembiayaan sesuai kelompok penghasilan. Untuk kelompok penghasilan I dengan penghasilan di bawah Rp4 juta akan mendapatkan suku bunga KPR sebesar 5% fixed rate dengan tenor sampai dengan 30 tahun. Sementara pada kelompok penghasilan II dengan penghasilan berkisar Rp4 juta-Rp6 juta dikenakan bunga KPR 6% fixed rate dengan tenor sampai dengan 20 tahun. Kemudian, untuk kelompok penghasilan III dengan penghasilan Rp6 juta-Rp8 juta dapat mengakses KPR dengan bunga 7% fixed rate dengan tenor sampai dengan 20 tahun.

Menurut Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, tujuan besar dan tugas utama BP Tapera memastikan Dana Tapera dapat dinikmati oleh peserta, khususnya Peserta MBR dalam hal pembiayaan perumahan. Tidak hanya untuk pembelian rumah saja, manfaat dari KPR untuk ASN ini juga bisa dimanfaatkan dengan tujuan membangun rumah sendiri bagi yang sudah memiliki tanah bersertifikat atau ingin merenovasi rumahnya.

2. Syarat Umum Ajukan KPR untuk ASN/PNS

Sebelum mengajukan KPR untuk ASN/PNS, cek dulu kemampuan membayar cicilan rumahnya. Sumber: Pexels - RODNAE Productions
Sebelum mengajukan KPR untuk ASN/PNS, cek dulu kemampuan membayar cicilan rumahnya. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Sebelum mengajukan KPR untuk ASN/PNS, cek dulu kemampuan membayar cicilan rumahnya. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Kemudahan yang diberikan pemerintah melalui KPR Tapera BTN patutnya dimanfaatkan sebaik dan semaksimal mungkin. Oleh karenanya, sebelum mengajukan KPR untuk ASN/PNS, cek dulu kemampuan membayar cicilan rumahnya. Untuk memperkecil cicilan, cara yang bisa dilakukan adalah memperbesar jumlah DP dan memperpanjang tenor KPR.

Tip Rumah

Per Mei 2021, pemerintah melalui Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dan Perum Perumnas resmi merealisasikan KPR Tapera BTN. KPR untuk ASN ini memberikan besaran suku bunga yang terjangkau dengan jangka waktu cicilan hingga 30 tahun.

Tak hanya itu, pastikan usia pada saat masuk aplikasi KPR adalah minimum 21 tahun atau sudah menikah, dan pada saat kredit berakhir maksimal usia 55 tahun untuk PNS. Di samping syarat tersebut, selebihnya syarat umum mengajukan KPR untuk ASN tidak berbeda dengan karyawan swasta lainnya. Diantaranya adalah:

  1. KTP suami dan atau istri (bila sudah menikah)

  2. Fotokopi kartu pegawai atau SK kepangkatan (untuk PNS)

  3. Kartu Keluarga

  4. Keterangan penghasilan atau slip gaji

  5. Laporan keuangan (untuk wiraswasta)

  6. NPWP Pribadi (untuk kredit di atas Rp100 juta)

  7. SPT PPh Pribadi (untuk kredit di atas Rp50 juta)

Sudah tau syarat ajukan KPR untuk ASN/PNS, kan? Nah, sekarang tinggal cari hunian yang ingin dibeli. Sebagai rekomendasi, cek pilihan properti dijual mulai Rp300 jutaan di Indonesia.

3. 4 Program KPR untuk ASN

KPR untuk ASN sendiri tersedia dalam beberapa program, salah satunya KPR BP Tapera. Sumber: Pexels - Kampus Production
KPR untuk ASN sendiri tersedia dalam beberapa program, salah satunya KPR BP Tapera. Sumber: Pexels - Kampus Production

KPR untuk ASN sendiri tersedia dalam beberapa program, salah satunya KPR BP Tapera. Sumber: Pexels - Kampus Production

Jika merasa sudah memenuhi segala persyaratan KPR untuk ASN, maka proses pengajuan pun bisa langsung dilakukan. Akan tetapi, guna menghindari KPR ditolak bank, ada sejumlah kiat yang wajib diketahui. Lalu, bagaimana cara agar KPR disetujui bank?

Pertama, ajukan KPR untuk ASN ke beberapa bank sedikitnya tiga bank. Mengapa demikian? Hal ini karena pejabat dan pegawai bank juga manusia yang punya subjektivitas. Kedua, waktu terbaik mengajukan KPR untuk PNS adalah minggu ketiga dan keempat, karena biasanya bank sedang mengejar target. Terakhir, hindari mengajukan KPR untuk ASN di bulan Desember, karena bank biasanya sedang sibuk tutup buku. Sebaiknya tunda pengajuan ke Januari.

Nah, KPR untuk ASN sendiri tersedia dalam beberapa program. Masing-masing program memiliki keunggulan tersendiri, sehingga baiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kesanggupan masing-masing ASN. Di bawah ini adalah 4 program KPR untuk ASN yang ada di Indonesia.

1. KPR BP Tapera

Dalam rangka membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah, BP Tapera melalui program Pembiayaan Tapera berkomitmen menyediakan dana murah jangka panjang berkelanjutan guna pembiayaan perumahan bagi MBR. Namun sebenarnya, apa itu Tapera? Simak pengertian Tapera, manfaat, iuran dan cara pencairannya.

Akan tetapi, sebelum peserta Tapera bisa mengajukan program Pembiayaan Tapera, pemberi kerja perlu melakukan pengkinian data peserta melalui portal kepesertaan yang bisa diakses di https://sitara.tapera.go.id. Pengkinian data tersebut mencakup data-data seperti informasi penghasilan dan tunjangan dan informasi kepegawaian. Lewat portal yang sama, peserta Tapera juga wajib melengkapi data pribadi. Selain itu, peserta Tapera juga harus memastikan bahwa dirinya memenuhi persyaratan dari peserta yang bisa menerima manfaat program Pembiayaan Tapera. Persyaratan tersebut meliputi:

  • Masa kepesertaan minimal selama 12 bulan (dikecualikan bagi PNS eks Peserta Taperum)

  • Berpenghasilan bersih maksimal Rp8 juta untuk setiap individu

  • Belum pernah memiliki rumah

  • Menyatakan berminat untuk mengajukan program Pembiayaan Tapera

Khusus untuk peserta Tapera yang merupakan suami-istri, masing-masing memiliki hak yang sama namun tidak dapat mengajukan program Pembiayaan Tapera secara bersamaan. Di samping itu, pasangan suami-istri tidak dapat memilih jenis pembiayaan yang sama, misalnya jika suami sudah mengajukan untuk skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Pembangunan Rumah (KBR), maka istri hanya bisa mengajukan Kredit Renovasi Rumah (KRR).

KPR BP Tapera juga menyediakan fasilitas pembiayaan dengan plafon yang memadai dan suku bunga rendah melalui skema pembiayaan konvensional maupun syariah. Plafon yang disediakan untuk KPR mampu mencapai maksimal Rp260 juta, dengan suku bunga paling rendah sebesar 5% (fixed). Secara lebih rinci, plafon kredit diklasifikasikan berdasarkan kelompok penghasilan dan zonasi.

2. BAPERTARUM-PNS

BAPERTARUM-PNS atau singkatan dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil adalah salah satu lembaga pemerintah non kementerian khusus untuk melayani bantuan Tabungan Perumahanan untuk Pegawai Negeri Sipil. Sejak didirikan tahun 1993, BAPERTARUM-PNS telah memainkan beberapa kebijakan dan upaya yang telah tersedia tujuan untuk semakin meningkatkan kelayanannya kepada PNS.

Dalam programnya, BAPERTARUM-PNS memberikan bantuan berupa Biaya Membangun (BM) Kredit Membangun Rumah (KMR), dalam rangka membantu beberapa biaya membangun rumah di atas tanah sendiri yang dilakukan menempuh sarana prasarana KMR. Besarnya bantuan yang diberikan untuk masing-masing golongan adalah Rp1,2 juta untuk PNS golongan I, Rp1,5 juta untuk PNS golongan II, dan Rp1,8 juta untuk PNS golongan III.

Selain bantuan tersebut, PNS juga berhak menggunakan tambahan bantuan dana uang muka dengan bunga 6 % anuitas per tahun yang harus dikembalikan dengan jangka waktu maksimal 5 tahun. Ketentuannya Rp13,8 juta untuk PNS golongan I, Rp13,5 juta untuk PNS golongan II, Rp13,2 juta untuk PNS golongan III. Sehingga total Bantuan yang diterima PNS yaitu Rp15 juta. Apa saja syarat mengajukan BAPERTARUM-PNS?

  • PNS giat golongan I,II, dan III

  • Memiliki masa kerja paling singkat 5 tahun

  • Belum pernah menerima dan menggunakan layanan TAPERUM-PNS

  • Belum memiliki rumah

  • Memiliki tanah yang dibuktkan dengan bukti kepemilikan hak atas tanah yang berlaku (sesuai peraturan bank pelaksana)

3. Rumah Khusus PNS dari Pengembang

Selain kedua program di atas, para PNS dan ASN juga bisa memanfaatkan program rumah khusus PNS dari pengembang. Pengembangnya sendiri saat ini masih terbatas, salah satunya ialah Perumahan Nasional (Perumnas) yang menyediakan sejumlah proyek hunian baik tapak maupun vertikal yang tersebar di banyak lokasi. Baik itu di Jabodetabek maupun luar daerah.

Pada Juni 2020, pihak Perumnas bahkan mengklaim tengah fokus pada penyediaan perumahan bagi MBR sebanyak 19 ribu unit rumah, gabungan rumah tapak dan rumah susun yang tersebar di seluruh Indonesia. Setidaknya terdapat sekitar 14 proyek kawasan rumah tapak baru dan dalam tahap pengembangan awal dari 48 proyek rumah tapak secara keseluruhan yang disiapkan tahun ini, meliputi wilayah Bogor, Bandung, Purwakarta, Medan, Palembang, Makassar, Kepulauan Riau, Gresik, Kendari, Demak, Lampung dan Jambi.

Tak hanya Perumnas, pengembang swasta yakni PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) juga ikut berkontribusi dalam menghadirkan rumah khusus PNS. Pihaknya kini tengah membangun proyek strategis di Kawasan Bandung Selatan dengan konsep kota mandiri berisikan rumah tapak serta area komersial. Proyek rumah tapak ini memadukan antara konsep kota yang nyaman, terhubung dengan area komersial dan ramah lingkungan.

4. Program KPR dari Bank BUMN

Sudah sejak beberapa tahun silam bank BUMN didorong untuk aktif menyalurkan KPR untuk ASN. Tidak hanya Bank BTN saja, namun juga ada bank milik negara lainnya seperti Bank Mandiri dan Bank BRI. Bank BRI dalam programnya yakni KPR ASTRI, khusus menyediakan fasilitas KPR bagi pekerja aktif ASN/ TNI/POLRI dengan status pekerja tetap yang penyaluran gajinya melalui BRI.

KPR ASTRI bisa dinikmati untuk tujuan KPR rumah baru, bekas, pembangunan, renovasi, top up, take over ataupun take over top up, dengan keunggulan mulai dari suku bunga 6,5 % fixed 3 tahun, suku bunga 7% fixed 4 tahun, bebas biaya provisi dan administrasi, serta jangka waktu cicilan hingga 25 tahun.

Sedangkan Bank Mandiri memberikan kemudahan bagi ASN, TNI, Polri yang ingin membeli rumah dengan kredit, maka ada kredit yang dasarnya kredit multiguna tanpa DP alias DP nol rupiah. Tak hanya itu, tenornya pun lebih panjang dari biasanya. Jika KPR pada umumnya hanya 15 tahun, maka khusus KPR untuk ASN bisa sepanjang 30 tahun dan melewati usia pensiun.

KPR Anda ditolak oleh Bank? Tidak perlu bingung! Cek video yang informatif berikut ini untuk mengetahui penyebab utamanya!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel