Akademisi: Ayam dan telur merupakan sumber protein ideal

Akademisi Universitas Andalas (Unand) Padang mengemukakan ayam dan telur merupakan sumber protein yang ideal baik dari sisi gizi, harga hingga lingkungan.

"Ayam dan telur adalah makanan favorit terutama di kalangan anak-anak, kalau ikan mungkin ada yang tidak suka, daging sapi atau kambing selain harganya lebih mahal pengolahan juga butuh waktu lama," kata Guru Besar Ilmu Gizi Klinik Unand Prof Nur Indrawaty Liputo di Padang, Kamis.

Pada Seminar Nasional Ayam dan Telur 2022 yang digelar Fakultas Peternakan Universitas Andalas ia mengatakan, dibandingkan menu lain, ayam dan telur mengolahnya mudah dan cepat karena cukup diceplok atau didadar saja sudah jadi dan bisa disantap.

"Ayam juga karena konsistensi dagingnya bisa disajikan dengan cepat dan dihidangkan dengan menarik," kata dia pada Seminar dengan tema "Kontribusi ayam dan telur dalam penyediaan protein hewani, untuk menciptakan masyarakat sehat dan tangguh" sebagai bagian dari Peringatan Hari Ayam dan Telur Nasional.

Baca juga: IDAI: Gerakan makan telur dan ikan tiap hari efektif turunkan stunting

Baca juga: Menkes ingatkan pentingnya asupan protein demi cegah anak stunting

Menurut dia, dari sisi gizi, ayam juga tidak kalah dengan sumber protein hewani lainnya seperti daging sapi atau kambing.

"Kandungan zat gizi per 100 gram ayam terdapat 165 kcal (kilo kalori) sementara daging sapi 185 kcal dan daging kambing 180 kcal," katanya.

Sementara untuk protein per 100 gram penyajian ayam mengandung 31,2 gram, daging sapi 27,23 gram dan daging kambing 28,17 gram.

"Artinya kandungan protein ayam lebih tinggi dan persentase penyerapan yang masuk ke dalam tubuh juga lebih baik mencapai 80 persen," kata dia.

Baca juga: Dokter sarankan konsumsi telur sebagai sumber gizi lengkap dan murah

Baca juga: Pakar Gizi UGM: Kadar gizi telur ayam fertil dan infertil sama

Menurut dia, ayam juga memilik kandungan asam amino yang lengkap dibandingkan yang lain sehingga bisa disebut sebagai kelas satu.

"Termasuk kandungan omega 3, mineral dan vitamin pada ayam juga relatif lebih bagus," ujarnya.

Sementara untuk telur ia menilai merupakan makanan yang komplit dan terbungkus dengan aman dengan vitamin dan mineral yang juga lengkap.

"Ada banyak sekali studi yang menemukan memberikan telur pada anak dapat mencegah stunting," katanya.

Ia juga menyimpulkan ayam dan telur yang diolah dengan baik dapat mempercepat pertumbuhan, serta mengurangi risiko penyakit tidak menular.

Baca juga: Ingin sarapan penuh gizi? Silakan cicipi roti panggang telur ayam

Baca juga: Pinsar minta pemerintah tetapkan harga acuan telur hingga pakan ayam