Akademisi: Kehadiran Bandara JB Soedirman dapat dorong investasi

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 2 menit

Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Dra. Yusriyati Nur Farida MSi Ak mengatakan kehadiran Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman di Wirasaba, Purbalingga, akan dapat mendorong peningkatan investasi di wilayah setempat.

"Dengan kehadiran bandara nantinya, jelas iklim investasi akan meningkat, baik investasi properti, pariwisata maupun bisnis kuliner," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed Purwokerto itu mengatakan keberadaan bandara akan makin menggerakkan roda perekonomian di wilayah sekitar.

"Contohnya wilayah sekitar akan potensial untuk pembangunan hotel, warung makan, warung sembako dan lain sebagainya sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan penduduk setempat," katanya.

Baca juga: Bandara Soedirman Purbalingga diharapkan beroperasi Lebaran tahun ini

Dia juga menambahkan keberadaan bandara diharapkan dapat menyerap tenaga kerja terutama dari kalangan penduduk lokal.

"Penerimaan karyawan di bandara juga diharapkan diutamakan yang berasal dari sekitar wilayah kabupaten setempat dan sekitarnya sehingga kehadiran bandara juga mampu memecahkan problem pengangguran," katanya.

Selain itu dia juga menambahkan bahwa kehadiran bandara akan meningkatkan obyek wisata di sekitar Purbalingga dan kabupaten lain di sekitarnya.

"Karena dari daerah luar kalo ingin wisata ke Purbalingga, Banyumas, atau kabupaten lain di sekitar tidak lagi ada problem transportasi udara. Dengan demikian objek wisata diharapkan juga akan ramai dan akhirnya pendapatan domestik akan meningkat," katanya.

Baca juga: Erupsi Merapi tak ganggu penerbangan Bandara Adi Soemarmo

Sementara itu berdasarkan informasi yang diterima dari Pemkab Purbalingga, per tanggal 19 Januari 2021 progres pembangunan Bandara JB Soedirman telah mencapai 84,6 persen.

Sebelumnya, Bupati Purbalingga, Jawa Tengah Dyah Hayuning Pratiwi mengharapkan bandara itu dapat segera beroperasi dalam waktu dekat khususnya saat Lebaran 2021.

"Dengan demikian kemanfaatannya dapat dirasakan dalam mendorong aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah Kabupaten Purbalingga dan sekitarnya," katanya.

Sementara itu Bupati juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada tahun 2021 akan fokus pada upaya pemulihan ekonomi di wilayah setempat yang terdampak oleh pandemi COVID-19.

"Mudah-mudahan dengan adanya Bandara Jenderal Besar Soedirman tersebut nantinya bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah ini. Dengan adanya bandara tersebut pemerintah kabupaten berharap bahwa nantinya akan semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Purbalingga. Tentunya sektor wisata juga perlu digarap dengan optimal untuk menunjang keberadaan bandara ini," katanya.

Selain itu keberadaan bandara juga diharapkan akan dapat meningkatkan minat investor untuk menjalankan usahanya di Purbalingga.

Bupati juga meminta kesiapan dari seluruh jajaran pemkab Purbalingga untuk bersiap menyongsong kehadiran Bandara dengan meningkatkan integritas dan juga pelayanan.

"Harapannya adalah dengan adanya kemudahan dan integritas pelayanan publik mampu menarik investor untuk berusaha di Purbalingga," katanya.