Akbar Faizal Mengundurkan Diri sebagai Anggota DPR

Jakarta (ANTARA) - Anggota DPR RI dari Fraksi Hanura Akbar Faizal mengundurkan diri dari keanggotaan di DPR RI dengan alasan sudah sangat jenuh dan ingin melakukan kontemplasi.

"Saya melihat kondisi di DPR saling sandera dan menjadi wilayah nyaman. Saya khawatir jika diteruskan akan menjadi post power syndrome," kata Akbar Faizal di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat.

Menurut Akbar dia sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai anggota DPR RI kepada Ketua Umum Partai Hanura Wiranto di Jakarta, Kamis (7/2), serta kepada pimpinan DPR RI yang diterima Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung, pada Jumat ini.

Akbar Faizal menegaskan, dirinya mundur sebagai anggota DPR RI karena ingin mencari kontemplasi serta menata karir politik untuk masa depannya.

"Saya mundur bukan karena ada masalah dengan Partai Hanura. Saya sama sekali tidak ada masalah dengan Partai Hanura," katanya.

Pada kesempatan tersebut, anggota Komisi II DPR RI ini memuji kepemimpinan Wiranto sebagai Ketua Umum Partai Hanura.

Menurut dia, Wiranto adalah tipe pemimpin yang tangguh dan berjiwa negarawan.

"Saya banyak belajar dari Pak Wiranto bagaimana berkarir di dunia politik," kata mantan wartawan tersebut.

Akbar Faizal juga menegaskan, dirinya sama sekali tidak memiliki konflik dengan pengurus dan kader Partai Hanura.

Menurut dia, Partai Hanura berisi para politisi yang tangguh dan solid dengan integritas dan kinerja yang baik.

Namun, ia mengeluhkan meskipun Partai Hanura bersih tapi lembaga survei selalu menempatkan Partai Hanura dalam posisi terendah.

Ini yang membuat Akbar Faizal agak kecewa dengan hasil survei dan berusaha mencari kontemplasi.

Ketika ditanya, apakah dirinya akan pindah ke partai politik lain, ia mengatakan belum bisa menjawabnya sekarang.

"Biarlah waktu yang akan menjawabnya," katanya.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.