Akhir Kasus Salah Gerebek Kolonel hingga Study Tour Jadi Perkara

Ezra Sihite
·Bacaan 3 menit

VIVA – Berita terpopuler kanal News-Trend di VIVA sepanjang hari pada Minggu, 27 Maret 2021 diwarnai dengan sejumlah berita-berita penting dan menarik. Berita insiden salah gerebek kolonel TNI oleh empat anggota Satreskoba Kepolisian Resor Kota Malang paling banyak dibaca. Selain itu ada juga berita tentang Habib Rizieq Shihab meminta aparat kepolisian dan kejaksaan segera bertobat sebelum mendapat azab dari Allah SWT.

Mari cek langsung berita yang bertabur pembaca dalam Round Up berikut ini.

1. Salah Gerebek di Malang Berakhir Damai, Polda Jatim: TNI-Polri Solid

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko menegaskan bahwa Kepolisian RI dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Jawa Timur solid kendati sempat diriuhi insiden salah gerebek oleh empat anggota Satreskoba Kepolisian Resor Kota Malang pada Kamis dini hari, 25 Maret 2021.

Empat anggota Polresta Malang saat itu tengah melakukan kegiatan penindakan kasus penyalahgunaan narkotika di sebuah hotel di kota setempat. Kebetulan, Kolonel Chb I Wayan Sudarsana menginap di sana. Baca berita lengkapnya di tautan ini.

2. Komandan Para Polisi Salah Gerebek Kamar Kolonel TNI Dimutasi

Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Malang Komisaris Polisi Anria Rosa Piliang dimutasi ke Polda Jawa Timur sehari setelah insiden salah gerebek dalam penindakan yang dilakukan anak buahnya di sebuah kamar hotel di kota setempat, Kamis, 25 Maret 2021. Di Polda Jatim, Anria menempati posisinya yang baru sebagai Analis Kebijakan Pertama Psikotropika Direktorat Reskoba.

Mutasi itu berdasarkan Telegram rahasia Nomor 587 tertanggal 26 Maret 2021. Di surat telegram itu disebutkan bahwa pengganti Anria sebagai Kasatnarkoba Polresta Malang ialah Ajun Komisaris Polisi Danang Yudanto yang sebelumnya menjadi Panit II Unit III Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim. Baca lanjutannya di sini.

3. Habib Rizieq Ingatkan Polisi dan Jaksa Segera Tobat Sebelum Diazab

Terdakwa kasus kerumunan protokol kesehatan, Habib Rizieq Shihab meminta aparat kepolisian dan kejaksaan segera bertaubat sebelum mendapat azab dari Allah SWT.

Sebab, logika polisi dan jaksa dinilainya sangat menyesatkan terkait kasus yang dihadapinya. Karena menyamakan undangan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan hasutan melakukan kejahatan.

“Melalui sidang ini, saya serukan kepada Kepolisian dan Kejaksaan segeralah taubat kepada Allah SWT sebelum kalian kena azab Allah SWT,” kata Habib Rizieq saat sidang eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat, 26 Maret 2021. Berita lanjutannya klik ini.

4. Jokowi: Tidak Ada Impor Beras Sampai Bulan Juni

Presiden Joko Widodo menegaskan, Pemerintah tidak berencana mengambil kebijakan untuk impor beras dalam waktu dekat. Jokowi mengatakan hal itu menyikapi polemik soal impor yang ditentang oleh banyak kalangan.

Menurut Jokowi, pada saat ini tengah memasuki masa panen raya bagi para petani. Sehingga dipastikan persediaan beras akan dipenuhi dari produksi dalam negeri dan impor beras tak dibutuhkan.

"Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita Indonesia," kata Jokowi saat menyampaikan keterangan pers, Jumat, 26 Maret 2021. Untuk tahu lengkapnya ada di tautan berikut.

5. Para Orangtua Laporkan Sekolah di Depok karena Uang Study Tour

Sejumlah orangtua dan wali siswa Yayasan Pendidikan Bina Taruna Bangsa (Bintara) Depok, Jawa Barat melaporkan kasus dugaan penggelapan dana study tour ke polisi dengan nomor laporan STPLP /568/K/III/2021/PMJ/Restro Depok pada Jumat 26 Maret 2021.

Belakangan diketahui, persoalan itu ternyata telah bergulir sejak 2020.

Salah satu orangtua murid, Eva Roma mengatakan, dirinya telah membayar biaya study tour sebesar Rp3 juta-an. Namun ternyata rencana perjalanan Depok-Bali untuk sejumlah siswa SMP dan SMP Bintara itu telah dibatalkan. Baca lebih lengkap klik di sini.