Akhir November Kurikulum 2013 Diuji Publik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah tengah melakukan pengembangan kurikulum SD, SMP, SMA dan SMK. Saat ini prosesnya sedang dibahas bersama instansi terkait di bawah koordinasi Wakil Presiden.

Ditargetkan, sekitar akhir November 2012, kurikulum 2013 ini akan diuji publik guna mendapatkan masukan dari berbagai kalangan masyarakat.

Kurikulum 2013 ini diharapkan bisa diterapkan mulai tahun ajaran baru 2013. Namun sebelumnya akan dilakukan uji publik sekitar akhir Nopember 2012.

"Masyarakat dapat memberikan masukan atas setiap elemen kurikulum mulai dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL), standar isi, standar proses hingga standar evaluasi. Dengan adanya uji publik ini, diharapkan kurikulum yang terbentuk nanti telah menampung aspirasi masyarakat seluas-luasnya," jelas Ibnu Hamad, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (14/11/2012).

Pada saatnya nanti, uji publik akan dilakukan secara aktif maupun pasif. Termasuk kedalam kategori aktif, Kemdikbud akan mengundang berbagai pihak untuk dimintai masukan dalam bentuk diskusi atau seminar. Sedangkan yang dimaksud pasif, Kemdikbud akan menampung beragam aspirasi yang disampaikan publik kepada Kemdikbud.

Ibnu Hamad, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan orientasi pengembangan kurikulum 2013 adalah tercapainya kompetensi yang berimbang antara sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge). Disamping itu, cara pembelajarannya yang holistik dan menyenangkan.

"Banyak aspek dalam pengembangan kurikulum mulai dari kompetensi lulusan, struktur kurikulum, materi pembelajaran, proses pembelajaran, standar penilaian, hingga pengelolaan kurikulum itu sendiri. Dalam kurikulum 2013, kompetensi lulusan harus lengkap memuat aspek-aspek karakter mulia, keterampilan yang relevan, dan pengetahuan-pengetahuan yang memadai," terangnya.

Untuk aspek penilaian, lanjut dia, Kurikulum 2013, akan menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik secara proporsional melalui penilaian berbasis test dan portofolio yang saling melengkapi.

Selanjutnya dia mengatakan Kurikulum 2013 akan memberi ruang bagi Pemerintah Pusat dan Daerah atas kendali kualitas dalam pelaksanaan kurikulum di tingkat satuan pendidikan, disamping satuan pendidikan yang mampu menyusun kurikulum dengan mempertimbangkan kondisi satuan pendidikan, kebutuhan peserta didik, dan potensi daerah. Agar pelaksanaan kurikulum berjalan optimal, pemerintah menyiapkan semua komponen kurikulum sampai buku teks dan pedoman.

Menurutnya, salah satu ciri kurikulum 2013, khususnya untuk SD adalah bersifat tematik integratif. Dalam pendekatan ini, mata pelajaran IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua mata pelajaran.

"Untuk IPA menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia , Matematika, dan lainnya. Untuk IPS menjadi materi pembahasan pelajaran PPKN, Bahasa Indonesia, dan lainnya," ujarnya.

Jelasnya kemudian, bahwa terdapat dua hal penting lain dalam Kurikulum 2013 adalah muatan lokal dan pengembangan diri. Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni Budaya dan Prakarya serta Penjasorkes. Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.