Akhir Tragis Warga Pasaman Barat yang Terseret Air Bah Sungai Batang Patupangan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Pasaman Barat - Seorang warga Pasaman Barat, Sumatera Barat yang dilaporkan hanyut terseret air bah di aliran Sungai Batang Patupangan, Kecamatan Kinali ditemukan meninggal dunia.

Pemuda bernama Armedi Putra usia 24 tahun itu, terseret air bah pada Kamis (29/4/2021) malam, jenazahnya ditemukan pada Jumat (30/4/2021) oleh tim gabungan.

"Cuaca buruk melanda Pasaman Barat beberapa waktu terakhir," jelasnya.

"Ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi hanyut," kata Koordinator Pos SAR Pasaman Zulfahmi, Jumat (30/4/2021).

Ia menyebut saat ini jenazah sudah diserahkan kepada keluarga di Nagari Persiapan VI Koto Utara, Nagari Kinali.

Korban terbawa air bah ketika ia menyeberang Sungai Batang Partupangan. Ia hanyut bersama kendaraannyaa yakni sepeda motor.

Waspada Bencana Cuaca Ekstrem

Ilustrasi – Penampakan awan (diduga) Comulonimbus di Cingebul Kecamatan Lumbir, sebelum hujan lebat disertai angin kencang. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)
Ilustrasi – Penampakan awan (diduga) Comulonimbus di Cingebul Kecamatan Lumbir, sebelum hujan lebat disertai angin kencang. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Zulfahmi mengimbau msyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan saat ini, karena bencana bisa datang secara tiba-tiba.

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan intensitas tinggi disertai kilat dan petir di sejumlah daerah di Sumbar.

BMKG Minangkabau dalam keterangan tertulisnya mengimbau masyarakat, agar mengurangi aktivitas di luar rumah ketika cuaca buruk.

Sejumlah daerah yang berpotensi diguyur hujan yakni, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Limapuluh Kota, Padang Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten solok, Sijunjung.

Kemudian Solok Selatan, Dharmasraya, Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, Pariaman dan sekitarnya.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: