Akhirnya, Air Cair Ditemukan di Dalam Pecahan Meteorit

·Bacaan 1 menit

VIVA – Untuk pertama kalinya, para ilmuwan menemukan air dalam bentuk cair di dalam meteorit sejak masa awal tata surya. Meskipun sudah lama diduga bahwa air dapat terawetkan di dalam meteorit yang dikenal sebagai kondrit karbon, ini adalah pertama kalinya cairan sebenarnya ditemukan di dalam meteorit.

Penemuan itu dibuat dalam pecahan meteorit Sutter's Mill, yaitu bongkahan batuan antariksa berusia 4,6 miliar tahun yang jatuh ke Bumi dan mendarat di Amerika Serikat pada tahun 2012. Penulis studi senior Akira Tsuchiyama dari Ritsumeikan University di Jepang, dan rekannya, menggunakan teknik mikroskop untuk mengidentifikasi cairan yang kaya karbon dioksida di dalam kristal kalsit kecil.

"Pencapaian ini menunjukkan bahwa tim kami dapat mendeteksi cairan kecil yang terperangkap dalam mineral 4,6 miliar tahun lalu," kata Tsuchiyama. Penemuan ini sangat penting karena usia meteorit, dapat memberikan petunjuk tentang kondisi yang ada pada hari-hari awal tata surya kita.

Para ilmuwan percaya bahwa batuan antariksa ini terbentuk di suatu tempat di luar orbit Jupiter. Air di dalamnya juga bisa menunjukkan sumber asli lautan di Bumi. Ini mungkin, pada kenyataannya, menjadi "materi nenek moyang" dari semua air yang ditemukan di Bumi.

SUMBER ASLI

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel