Akibat Banyak Hoaks, Nyawa Pria Ini Tak Tertolong Setelah Terhimpit ATV

·Bacaan 2 menit
Ilustrasi Kasus Pembunuhan Anak dalam Kardus Kembali Membawa Duka | via: guardianlv.com
Ilustrasi Kasus Pembunuhan Anak dalam Kardus Kembali Membawa Duka | via: guardianlv.com

Liputan6.com, Jakarta - Gara-gara banyak laporan hoaks, Jeff Harrietha, pria berusia 32 tahun, ditemukan tewas pada 10 September 2020 di Alder Point, California, Amerika Serikat. Dia tewas terhimpit kendaraan jenis ATV, meski pihak keluarga sudah menelepon polisi untuk meminta bantuan.

Lima hari sebelum ditemukan tewas, Harrietha sempat menghubungi keluarga dan mengatakan sudah menelepon 911 untuk melaporkan kondisinya terhimpit ATV. Namun, pihak polisi mengabaikannya karena mengira laporan hoaks.

"Mereka (polisi) mengatakan, mereka menerima banyak panggilan hoaks dalam sepekan terakhir. Mereka berasumsi kalau itu hanyalah panggilan palsu," kata adik Harrietha, Amy Gerrow, dikutip dari CBC News.

Gerrow sudah melaporkan Harrietha hilang pada 8 September lalu, saat pulang ke Milville pada akhir pekan lalu. Harrietha ditemukan sudah tidak bernyawa di Alder Point, 10 September.

Beberapa jam setelah jenazah Harrietha ditemukan pihak keluarga, Kepolisian Daerag Cape Breton.

Kejadian ini membuat anggota dewan CBRM untuk Distrik 1, Gordon MacDonald meradang. Sebabnya, Harrietha merupakan keponakan dari MacDonald, yang meminta kasus ini dibawa ke dewan regional.

"Saya yakin polisi daerah tidak menganggapnya serius," katanya.

Desiree Magnus, juru bicara Kepolisian Regional Cape Breton, mengatakan dia tidak dapat membahas secara spesifik kasus tersebut. Layanan polisi telah meminta agen luar menyelidiki masalah tersebut.

"Kami bersimpati dengan keluarga dan memahami kebutuhan mereka mendapat jawaban. Kami mendukung dan akan berpartisipasi penuh dalam proses investigasi," ujar Magnus.

Tentang Cek Fakta

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Saksikan video pilihan berikut ini: