Akibat Gempa Aceh, Tanah Terbelah di Serempah  

TEMPO.CO, Banda Aceh - Rumah di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, roboh dan tidak layak huni lagi. Kerusakan ini terjadi akibat gempa 6,2 Skala Richter pada 2 Juli 2013. Desa yang rusak parah itu bernama Serempah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, usai mengunjungi wilayah tersebut bersama Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, kemarin. "Sudah tidak lagi layak untuk menjadi tempat tinggal penduduk karena kerusakan sangat parah," ujarnya melalui surat eloktronik yang diterima Tempo, Kamis, 4 Juli 2013.

Menurut dia, Desa Serempah sudah terisolir karena ada reruntuhan gunung yang agak besar menutupi akses menuju desa itu. Lokasi desa yang diselimuti perbukitan hampir tenggelam dan warganya harus direlokasi.

Camat Kecamatan Ketol, M Saleh, melaporkan Desa Serempah adalah kawasan terparah mengalami kerusakan setelah diguncang gempa darat itu. Tanah di desa itu mengalami keretakan seperti terbelah dua bagian. Satu bagiannya hampir ditenggelamkan air yang meluap dari Sungai Peusangan. "Ada 200 kepala keluarga di Serempah dan kampung itu sudah tidak bisa lagi ditempati," kata M. Saleh.

ADI WARSIDI

Berita terpopuler

Ada SBY, Tepuk Tangan Meriahnya untuk Jokowi

Ini Alasan Terdakwa Cebongan Mengakui Perbuatannya

Ada Boneka Barbie Bertubuh Proporsional di Amerika

Saran Bank Dunia: Naikkan Lagi Harga BBM

Peneliti Jepang Temukan Cara Atasi Gigi Berlubang

Dianiaya Kopassus, Gigi Sipir Cebongan Rusak

BNN: Novi Amilia Positif Gunakan Sabu

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.