Akibat Lockdown, Pilot Pun Terpaksa Ubah Profesi Jadi Kurir

Adinda Permatasari

VIVA – Sebagai langkah menghadapi pandemi COVID-19, Thailand menerapkan kebijakan lockdown atau pembatasan wilayah untuk menghentikan penyebaran virus tersebut. Akibatnya, banyak bisnis yang tutup dan pelarangan perjalanan ditetapkan.

Karena larangan perjalanan udara, banyak perusahaan penerbangan yang terkena imbasnya dan hal ini membuat para pekerja di sana harus mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Menurut laporan Berita Awani dilansir laman World of Buzz, lebih dari 200 karyawan di Bangkok yang bekerja untuk perusahaan maskapai penerbangan mengambil langkah bekerja sebagai kurir. Salah satunya Kritee Youngfuengmont, yang pernah bekerja sebagai pilot pesawat komersil sebelum ada pelarangan perjalanan.

Kini, ia pun harus berjuang menjalani pekerjaan sebagai kurir makanan dan bahan-bahan pokok.

"Hidup tidak bisa diprediksi dan apapun bisa terjadi kapanpun. Kamu bisa menikmati momen-momen indah dalam kehidupan dan dalam sekejap mata, semua bisa hilang begitu saja," ujar Kritee.

Kritee melanjutkan, saat dihadapkan dengan kesulitan, kita bisa saja menyerah atau berjuang mencari jalan keluar. Berita Awani mengungkap bahwa Kritee saat ini menghasilan 1.500 baht atau sekitar Rp690 ribu setiap hari. Baginya, jumlah itu cukup untuk saat ini untuk menutupi pengeluaran setiap harinya.

Karena lockdown, orang-orang di Bangkok menggunakan jasa kurir untuk menghindari keluar rumah. Hal ini memberikan kesempatan bagi Kritee untuk meraup penghasilan.