Akibat Pandemi, Kebutuhan Masyarakat akan Suplemen Makin Meningkat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kebutuhan orang akan suplemen kian meningkat seiring pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Meskipun orang dapat mendapatkan beragam vitamin dari makanan yang dikonsumi, orang jarang mengonsumsi makanan secara seimbang.

"Orang Indonesia itu sudah mengerti tentang vitamin. Vitamin juga bagian dari kehidupan juga. Apalagi saat Covid-19, orang makin memahami kebutuhan akan suplemen untuk melengkapi kebutuhan akan nutrisinya," ujar Direktur PT Maestro Insan Indonesia (MII), Ricky Tjahjadi, importir tunggal Healthy Care dalam konferensi pers peluncuran delapan suplemen baru di Senayan City, Jakarta, Rabu, 29 September 2021.

Ricky mengaku pihaknya melakukan riset dulu tentang kebutuhan suplemen masyarakat Indonesia dan apa yang biasa dikonsumsi oleh pria, wanita, dan anak-anak. Berdasarkan riset itu, ia memetakan delapan suplemen, yaitu fish oil, propolis, glucosamine, ultimate omega 3, coEnyzme, vitamin C, vitamin D3, dan kid eye healthy.

"Jadi, delapan suplemen itu yang saat ini banyak dibutuhkan di sini. Tapi, kita akan mengembangan suplemen-suplemen yang lain," tutur dia.

Ia juga menyediakan suplemen untuk anak, terutama kesehatan mata. Alasannya, karena saat ini anak sulit sekali untuk dilepaskan dari gawai.

"Anak sulit sekali dilepaskan dari gadget. Hal itu yang membuat kami menghadirkan suplemen yang berguna untuk kesehatan mata," ujar Ricky.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Berkembang di Indonesia

Peluncuran Healthy Care suplemen dari Australia di Senayan City, Jakarta, Rabu, 29 September 2021 (Liputan6.com/Komarudin)
Peluncuran Healthy Care suplemen dari Australia di Senayan City, Jakarta, Rabu, 29 September 2021 (Liputan6.com/Komarudin)

Meski baru diluncurkan secara resmi di Indonesia, Ricky yakin produk Healthy Care bisa bersaing dengan produk sejenis yang telah ada di Indonesia. Alasannya, karena produknya berasal dari Australia yang memiliki standar yang tinggi.

"Masyarakat menganggap produksi kesehatan Australia itu bagus. Karena di sana ada badan namanya Therapeutic Goods Admisnistration (TGA) yang mempunyai standar tinggi sekali," ujar Ricky.

Selain standar kualitas yang tinggi, kata Ricky, produk Healthy Care juga dikenal sebagai produk harga ekonomis. Karena isinya banyak dalam satu kemasan besar, harganya diklaim terjangkau dengan isi yang lebih banyak.

Izin BPOM

Peluncuran Healthy Care, suplemen dari Australia di Senayan City, Jakarta, Rabu, 29 September 2021 (Liputan6.com/Komarudin)
Peluncuran Healthy Care, suplemen dari Australia di Senayan City, Jakarta, Rabu, 29 September 2021 (Liputan6.com/Komarudin)

Selain itu, pihaknya juga memiliki pabrik sendiri di Australia. Sementara, beberapa kompetitor tidak punya pabrik di Australia.

"Kami punya pabrik di luar kota Australia, seperti di taman nasional yang tidak ada polusi. Kami juga punya perkebunan sendiri untuk memproduksi suplemen ini," ucap Ricky.

Selain itu, kata Ricky, delapan jenis suplemen tersebut sudah mendapat izin edar dari BPOM. Beberapa jenis vitamin dan suplemen lain sedang dalam proses uji BPOM.

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel