Akomodasi adalah Penyesuaian dalam Interaksi Sosial, Ketahui Bentuk-Bentuknya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Akomodasi adalah suatu istilah yang memiliki beragam makna tergantung pada konteksnya. Dalam sosiologi, akomodasi berkaitan dengan penyesuaian lingkungan, baik fisik maupun sosial. Hal ini termasuk ke dalam interaksi sosial.

Akomodasi pada sosiologi digunakan untuk menyelesaikan konflik, dan merupakan bagian dari proses asosiasi. Proses asosiasi merupakan proses interaksi sosial antara satu orang atau lebih atau kelompok sosial yang mengarah pada kesatuan atau kekompakkan, bahkan terjadinya pembauran.

KBBI mendefinisikan akomodasi sebagai penyesuaian sosial dalam interaksi antara pribadi dan kelompok manusia untuk meredakan pertentangan. Sederhananya, akomodasi adalah langkah yang ditempuh untuk mengatasi konflik atau masalah antar dua pihak.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (31/3/2021) tentang akomodasi adalah.

Akomodasi adalah

Akomodasi | fauxels dari Pexels
Akomodasi | fauxels dari Pexels

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, akomodasi adalah penyesuaian sosial dalam interaksi antara pribadi dan kelompok manusia untuk meredakan pertentangan. Akomodasi adalah suatu kondisi dan proses, yang dapat bersifat sementara atau permanen.

Dalam sosiologi, akomodasi adalah keadaan, adanya suatu keseimbangan dalam interaksi antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat.

Hasil dari proses akomodasi ini adalah adanya keseimbangan dan kestabilan dalam masyarakat. Akomodasi adalah subjek yang penting dipahami dalam proses interaksi sosial.

Tidak jauh berbeda dengan pengertiannya dalam sosiologi, dalam antropologi, akomodasi adalah penyesuaian manusia dalam kesatuan sosial untuk menghindari dan meredakan interaksi ketegangan dan konflik.

Akomodasi adalah penyelesaian konflik yang pada umumnya berarti menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Akomodasi mungkin hanya berlangsung dalam waktu singkat dan mungkin bertujuan untuk memungkinkan pihak yang berkonflik untuk mengkonsolidasikan posisi mereka.

Akomodasi Menurut Para Ahli

J.M. Baldwin. Psikolog terkenal J.M. Baldwin adalah orang pertama yang menggunakan konsep akomodasi. Menurutnya, istilah tersebut menunjukkan perubahan yang diperoleh dalam perilaku individu yang membantu mereka menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Mac Iver. Istilah akomodasi merujuk terutama pada proses di mana manusia mencapai rasa harmoni dengan lingkungannya.

Gillin dan Gillin. Akomodasi adalah proses di mana individu dan kelompok yang bersaing dan berkonflik menyesuaikan hubungan mereka satu sama lain untuk mengatasi kesulitan yang muncul dalam persaingan, pertentangan atau konflik.

Lundberg. Kata akomodasi telah digunakan untuk menunjukkan penyesuaian yang dilakukan orang-orang dalam kelompok untuk menghilangkan kepenatan dan ketegangan persaingan dan konflik.

Horton dan Hunt. Akomodasi adalah proses mengembangkan perjanjian sementara antara individu atau kelompok yang berkonflik.

Soerjono Soekanto. Sebagai suatu proses, akomodasi berarti sebagai usaha manusia untuk meredakan atau menghindari konflik dalam rangka mencapai kestabilan.

Tujuan Akomodasi

Akomodasi (dok. Piixabay.com/Putu Elmira)
Akomodasi (dok. Piixabay.com/Putu Elmira)

Akomodasi adalah suatu kondisi dan proses. Sebagai suatu kondisi, akomodasi adalah pengakuan dan penerimaan dari serangkaian hubungan yang menentukan status seseorang dalam kelompok atau kelompok dalam organisasi sosial yang lebih inklusif.

Sementara itu, sebagai suatu proses, akomodasi mengacu pada penyesuaian yang dengannya konflik terbuka diselesaikan dan persaingan dibatasi dalam batas-batas tetap.

Berikut beberapa tujuan akomodasi yang perlu kamu ketahui:

Mengurangi pertentangan. Akomodasi digunakan untuk mengurangi pertentangan antara orang perorangan atau kelompok-kelompok manusia sebagai akibat perbedaan paham. Akomodasi disini bertujuan untuk menghasilkan suatu sintesa antara kedua pendapat tersebut, agar menghasilkan suatu pola yang baru.

Menciptakan kerjasama. Akomodasi memungkinkan terjadinya kerja sama antara kelompokkelompok sosial yang hidupnya terpisah sebagai akibat faktorfaktor sosial psikologis dan kebudayaan, seperti yang dijumpai pada masyarakat yang mengenal sistem kasta.

Mencegah meledaknya pertentangan. Akomodasi bertujuan untuk mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu. Proses akomodasi akan menghentikan pertentangan baik sementara maupun permanen.

Meleburkan kelompok. Akomodasi juga bertujuan untuk meleburkan kelompok-kelompok sosial yang terpisah.

Bentuk-Bentuk Akomodasi

Koersi. Koersi (coercion) atau paksaan adalah suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan oleh karena adanya paksaan. Koersi merupakan bentuk akomodasi, dimana salah satu pihak berada dalam keadaan yang lemah bila dibandingkan dengan pihak lawan. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara fisik (langsung), maupun psikologis (tidak langsung).

Kompromi. Kompromi adalah suatu bentuk akomodasi dimana pihakpihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya, agar tercapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan yang ada. Sikap dasar untuk dapat melaksanakan kompromi adalah bahwa salah satu pihak bersedia untuk merasakan dan memahami keadaan pihak lainnya dan begitu pula sebaliknya.

Arbitrasi. Arbitrasi adalah suatu cara untuk mencapai kompromi apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri. Pertentangan diselesaikan oleh pihak ketiga yang dipilih oleh kedua belah pihak atau oleh suatu badan yang berkedudukan lebih tinggi dari pihak-pihak bertentangan.

Mediasi. Mediasi mirip dengan arbirasi. Mediasi mengundang pihak ketiga yang netral dalam soal perselisihan yang ada. Tugas pihak ketiga tersebut adalah mengusahakan suatu penyelesaian secara damai. Kedudukan pihak ketiga hanyalah sebagai penasihat belaka, dia tidak berwenang untuk memberi keputusan-keputusan penyelesaian perselisihan tersebut.

Bentuk-Bentuk Akomodasi

Akomodasi | Moose Photos dari Pexels
Akomodasi | Moose Photos dari Pexels

Konsiliasi. Konsiliasi atau perdamaian adalah suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya suatu persetujuan bersama. Konsiliasi bersifat lebih lunak daripada koersi dan membuka kesempatan bagi pihak-pihak yang bersangkutan untuk mengadakan asimilasi.

Toleransi. Toleransi juga sering disebut sebagai tolerant-participation. Ini merupakan suatu bentuk akomodasi tanpa persetujuan yang formal bentuknya. Kadang-kadang toleration timbul secara tidak sadar dan tanpa direncanakan, ini disebabkan karena adanya watak orang perorangan atau kelompok-kelompok manusia.

Stalemate. Stalemate adalah bentuk akomodasi di mana pihak-pihak yang bertentangan karena mempunyai kekuatan yang seimbang berhenti pada suatu titik tertentu dalam melakukan pertentangannya. Hal ini disebabkan oleh karena kedua belah pihak sudah tidak ada kemungkinan lagi baik untuk maju maupun untuk mundur.

Ajudikasi. Ajudikasi adalah akomodasi yang berbentuk penyelesaian perkara atau sengketa dipengadilan.