AKP Dimitri Tangkap Pelaku Pembunuhan Remaja di Kalideres

Bayu Nugraha, Andrew Tito
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kolaborasi Krimum Polres Metro Jakarta Barat Dan Reskrim Polsek Kalideres akhirnya membuahkan hasil. Setelah melakukan penyelidikan selama 1 kali 24 Jam, polisi akhirnya tangkap pelaku penusuk seorang remaja hingga tewas di Kawasan Bulak Teko, Kalideres Jakarta Barat, Kamis dini hari 22 April 2021.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pelaku diketahui berinisial A (23) kabur ke wilayah Tangerang, Banten setelah mengetahui korban yang ia tusuk meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Berkat penyelidikan detil yang dilakukan polisi, pelaku A berhasil ditangkap di salah satu pendopo Desa Merak, Sukamulya, Tangerang, Banten.

Penangkapan dan penjemputan pelaku penusukan dipimpin langsung oleh Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra dan Kasubnit Jatanras Ipda Rizky Ali Akbar hingga ke kawasan Banten.

"Benar baru saja kami menangkap pelaku penusukan yang tewaskan seorang remaja berinisial MRR. Peristiwa penusukan itu terjadi di Jalan Bulak Teko, Kalideres, Jakarta Barat,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra menjelaskan penangkapan pelaku dilakukan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang kenal dengan korban serta pelaku.

Dari keterangan saksi, Polisi mendapat informasi penting yakni tempat persembunyian tersangka di kawasan Tangerang, Banten. "Akhirnya tim bergerak cepat ke lokasi dan kami berhasil menangkap tersangka A ini," ujarnya.

Pelaku yang tertangkap langsung digiring ke Mapolres Metro Jakarta Barat. Polisi hingga kini belum bisa menjelaskan lebih lanjut lantaran masih akan memeriksa pelaku.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja dalam kondisi tewas dan bersimbah darah diantar oleh dua rekannya dengan menggunakan sepeda motor ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat Selasa 20 April 2021 dini hari sekitar pukul 01:30 WIB.

Dari rekaman CCTV RS Mitra Keluarga yang viral, korban yang kenakan pakaian hitam diantara oleh dua orang pria yang di duga merupakan teman korban di mana terlihat sejumlah orang sibuk membawakan kursi roda.

Pakaian orang yang membawa korban ke RS itu penuh dengan darah, Setelah mengantar korban ke RS itu, dua orang lelaki tidak dikenal langsung pergi meninggal korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi membenarkan adanya pasien rumah sakit Mitra Keluarga korban penusukan.

"Jadi RS tersebut menerima pasien dari dua orang lelaki tidak dikenal menggunakan sepeda motor dan setelah itu, dua orang ini langsung kabur," ujar Arsya dikonfirmasi, Selasa 20 April 2021.

Kemudian, Subnit Jatanras dibawah Pimpinan Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra dan Kasubnit Jatanras Ipda Rizki Ali Akbar yang mendapat laporan adanya korban tewas kasus penusukan langsung ke lokasi.

Dari pihak rumah sakit, polisi mendapati korban berinisial MRR (19) ini sudah tidak bernyawa dengan luka tusukan di bagian punggungnya.

"Kami masih dalami kejadian ini. Tim identifikasi sudah melakukan pemeriksaan dan kami juga sudah periksa beberapa saksi," ujar Arsya.

Sementara itu, polisi langsung bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap pelaku penusukan yang menewaskan seorang remaja tersebut.

Baca juga: Kalah Main Futsal Ternyata Motif Pembunuhan Remaja di Kalideres