AKP DP AMbarita: Situasi LP Cipinang Sudah Aman

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang tahanan dengan kasus narkotika berinisial U sempat memicu kericuhan di dalam Rutan Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (18/7/2013).

Dari informasi yang dihimpun perisiwa sekitar pukul 19.00 WIB tersebut, terjadi saat seorang tahanan di Rutan Cipinang sedang meminta tolong terhadap salah satu kelompok karena telibat utang.

Namun permohonan tersebut ditolak. Entah bagaimana, keributan pun terjadi. Beruntung peristiwa tersebut tidak berlangsung lama dan langsung dapat dikendalikan oleh sipir penjara. Belasan anggota kepolisian dari Polsek Jatinegara pun meluncur ke lokasi, demi mecegah kejadian yang tak diinginkan.

Kanit Reskrim Polsek Jatinegara, AKP DP Ambarita sendiri membenarkan adanya keributan. Namun situasinya sudah bisa dikendalikan.

"Sudah aman, informasinya gara-gara utang-piutang," katanya.

Sementara itu menurut Kepala Rutan Kelas 1 Cipinang, Rochkidam, kelompok yang diminta sebagai tempat berlindung menolak permintaan U. Akibatnya, kelompok tersebut mengusir U dan menyebabkan keributan. Sebagian dari penghuni rutan yang mencapai 3.150 tahanan ikut meneriaki U.

"Dia kerap menghasut tahanan lain. Jadi tambah gaduh," kata Rochkidam.

Demi mencegah keributan memanjang, U bersama tiga temannya yang terkait dalam satu kasus narkoba dipindahkan dari rutan ke LP Narkoba Cipinang yang berada bersampingan.

Baca Juga:

Utang Swasta Bisa Tekan Nilai Tukar Rupiah

Utang RI Bertambah Rp 209 Triliun

Utang Indonesia Tembus Rp 2.156,88 Triliun

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.