Akselerasi Kesepakatan EU CEPA Dorong Ekspor Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia berharap akselerasi antara Indonesia dan European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (EU CEPA) dapat meningkatkan ekspor Indonesia ke Eropa dan sebaliknya.

Airlangga menjelaskan, dengan posisi Presiden Prancis Emmanuel Macron sebagai Presiden European Union, tentu Presiden Jokowi meminta ada akselerasi pembahasan Indonesia dengan EU CEPA.

"Kita berharap dengan adanya akselerasi EU CEPA bagi Indonesia, akan meningkatkan ekspor ke Eropa dan sebaliknya," ujar Menko Airlangga dalam keterangan pers virtual usai mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Roma, Italia, dikutip dari Antara, Minggu (31/10/2021).

Airlangga mengatakan, pada kesempatan tersebut Prancis mendukung Indonesia dalam Presidensi G20 mendatang. Diharapkan Indonesia sebagai Presidensi G20 mempunyai daya tawar yang tinggi dan bersama Presidensi Prancis di EU dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.

Adapun dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dan Presiden Prancis, turut dibahas kerja sama kedua negara di bidang alutsista. Presiden Jokowi menyatakan investasi Prancis pada industri alutsista di Indonesia akan sangat diapresiasi.

Kedua pemimpin juga membahas mengenai perubahan iklim. Presiden Jokowi berpendapat bahwa implementasi Perjanjian Paris secara konsisten sangat penting.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Momen Jokowi Ngobrol dengan Pimpinan Negara Lain di KTT G20

Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbincang-bincang dengan sejumlah pemimpin negara KTT G20. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden).
Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbincang-bincang dengan sejumlah pemimpin negara KTT G20. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden).

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyaksikan pertunjukan kebudayaan di Terme di Diocleziano, Roma, Italia, Sabtu, 30 Oktober 2021 malam. Pertunjukan kebudayaan ini merupakan bagian dari rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20.

Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, Jokowi yang mengenakan setelan jam bewarna hitam tiba di Terme di Diocleziano pukul 20.11 waktu Roma. Adapun tempat itu dibangun antara tahun 298 dan 306 Masehi tersebut.

Dalam sebuah foto, Jokowi terlihat berbincang-bincang dengan sejumlah pemimpin negara KTT G20. Mulai dari, Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson, Perdana Menteri Australia Scott Morrison, hingga Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in.

Jokowi kemudian bergabung bersama Perdana Menteri Italia, Mario Draghi dan para pemimpin negara lain untuk menyaksikan pertunjukan budaya menyuguhkan karya seni, pertunjukan musik, hingga tarian.

Usai menyaksikan pertunjukan budaya, Jokowi kemudian menuju Istana Kepresidenen Palazzo del Quirinale untuk menghadiri jamuan santap malam oleh Presiden Italia Sergio Mattarella. Jokowi pun sempat berfoto bersama dengan Presiden dan PM Italia beserta pasangan masing-masing.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel