Aksi Bela Palestina Desak Gubernur Kalbar 'Bergerak'

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ratusan massa dari berbagai ormas Islam dan mahasiswa menggelar Aksi Bela Palestina di Tugu Bundaran Digulis Untan, Kota Pontianak pada Jumat, 21 Mei 2021 siang. Dalam aksi ini ratusan massa membawa bendera Palestina dan juga diwarnai aksi pembakaran bendera Israel.

Ratusan massa ini mengawali aksi mereka dengan menggelar salat Jumat di Masjid Raya Mujahidin. Selanjutnya massa berjalan kaki menuju ke Tugu Bundaran Digulis Untan di bawah guyuran hujan lebat. Tiba di lokasi, mereka langsung menggelar orasi, teatrikal pendek dan membakar bendera Israel.

Perwakilan massa aksi bela Palestina, Iqbal mengatakan aksi ini bertujuan untuk mengutuk dan mengecam segala bentuk kekerasan tentara Israel terhadap warga Palestina. Termasuk tindakan brutal zionis Israel terhadap rakyat Palestina.

Namun yang terpenting, menurut Iqbal, mereka meminta Gubernur Kalbar Sutarmidji agar mendesak pemerintah Indonesia mengajukan diri ke PBB untuk mengirim tentara perdamaian dunia ke Palestina.

"Saya mengajak umat muslim di Kalbar yang ikut menggelar aksi agar mengawal kemerdekaan Palestina, dan meminta kepada warga Kalbar untuk mendoakan rakyat Palestina cepat merdeka," ujar Iqbal kepada VIVA.co.id.

Ia melanjutkan, ada 5 pernyataan sikap. Pertama, Mengecam keras tindakan brutal biadap Zionis Israel terhadap rakyat Palestina, serta upaya playing victim yang sangat licik oleh Zionis Israel. Kemudian mendesak Gubernur Kalbar agar membuat pernyataan sikap mengecam tindakan biadap Israel terhadap rakyat Palestina.

Meminta Gubernur Kalimantan Barat menyurati Kemenlu RI dan Komnas HAM RI agar mendesak Amnesty Internasional untuk mengajukan Israel melakukan kejahatan perang di Mahkamah Internasional, dan meminta Gubernur Kalbar ikut mendesak Pemerintah Republik Indonesia mengajukan diri ke PBB agar mengirimkan pasukan tentara perdamaian dunia ke Palestina.

Tak hanya itu, mereka juga meminta Gubernur Kalimantan Barat mendorong Pemerintah Indonesia segera menyurati perwakilan Organisasi Kerjasama Islam ( OKI ) dan liga Arab di PBB menggelar sidang dengan alasan situasi konflik antara Israel dan Palestina semakin memburuk.

Pantauan VIVA, aksi bela Palestina yang berlangsung di dua tempat di Tugu Bundaran Tugu Digulis Untan dan di kantor DPRD Provinsi Kalbar berlangsung aman dan lancar. Usai menggelar aksi sejumlah massa kemudian diangkut dengan dua mobil Dalmas Polisi untuk diantar ke Masjid Raya Mujahidin tempat titik kumpul awal sebelum menggelar aksi.

Sebelum membubarkan diri, massa juga sempat menggelar salat ghaib dilokasi aksi di bawah guyuran hujan lebat. Salat ghaib itu dilakukan untuk rakyat Palestina yang meninggal dunia akibat kebrutalan tentara Israel.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel