Aksi Brengsek Tentara India Habisi Bocah 8 Tahun Pakistan

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Setelah Perang Armenia-Azerbaijan berakhir, pertempuran akibat sengketa wilayah kembali pecah di Kashmir. Pasukan Angkatan Bersenjata India (BSS) terlibat baku tembak dengan personel Angkatan Bersenjata Pakistan (PAF), Jumat 13 November 2020.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari AhlulBayt News Agency (ABNA), rentetan tembakan mortir dan senjata berat lainnya terlihat di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) perbatasan de facto, di wilayah Kashmir Utara.

Otoritas India mengklaim, pasukannya mulai membalas serangan dan berhasil menggagalkan upaya infiltrasi yang dilakukan tentara Pakistan.

Sementara itu, Angkatan Bersenjata Pakistan menyebut bahwa pasukannya lah yang membalas serangan sebagai respons atas aksi penembakan tentara India yang membabi buta ke arah warga sipil.

Pihak India menyebut ada enam warga sipil dan tiga orang tentara, dan satu orang polisi penjaga perbatasan yang tewas dalam insiden tersebut. Sementara itu, Pakistan memastikan ada empat warga sipil dan satu orang personel militer yang tewas.

"Seperti biasa, mereka menargetkan penduduk sipil tanpa penyesalan. Di mana, seorang wanita dan anak berusia 8 tahun tewas dalam penembakan yang dimulai pagi hari dan berlanjut hingga larut malam," ucap Syed Shahid Qadri, pejabat pemerintah Kashmir.

Menurut data resmi yang diperoleh dari otoritas India dan Pakistan ebih dari 40 orang warga tewas dalam baku tembak yang melibatkan militer kedua negara sepanjang 2020.