Aksi Gila Bernyali Prajurit TNI Panjat Tiang Listrik Tegangan Tinggi

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Gila! mungkin itu ungkapan yang pas untuk menggambarkan aksi seorang prajurit TNI dari Batalayon Infanteri (Yonif) 407/Padma Kusuma (PK). Bagaimana tidak, prajurit itu dengan berani memanjat tiang listrik dan menempelkan bagian tubuhnya ke kabel listrik tegangan tinggi demi membantu masyarakat.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari situs resmi Komando Resor Militer (Korem) 121/Alambhana Wanawai (ABW), momen itu terjadi saat anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia (RI)-Malaysia dari Yonif 407/PK, membantu masyarakat memperbaiki tiang listrik yang roboh.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu 27 Maret 2021. Delapan orang anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia membantu warga untuk memperbaiki tiang listrik yang roboh.

"Delapan orang personel Satgas dari Pos Langau 1 dipimpin Letda Inf Ali Mustofa terjun langsung membantu warga memperbaiki tiang listrik roboh, yang disebabkan karna hujan lebat disertai angin kencang," ujar Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan.

Sementara itu, Komandan Pos Langau 1, Letnan Dua (Letda) Inf Ali Mustofa mengungkap penyebab robohnya tiang listrik akibat hujan lebat dan angin kencang. Aibatnya, aliran listrik di seluruh wilayah Kecamatan Puring Kencana padam.

Saat sudah menegakkan tiang listrik, ada seorang prajurit TNI yang memanjat dan memperbaiki instalasi di tiang listrik tersebut. Yang lebih gila, prajurit TNI itu memanjat tiang listrik tanpa alat pengaman dan di bawah ancaman sengatan arus listrik tegangan tinggi.

Disebut Ali juga, sosok prajurit TNI dari Yonif 407/PK yang berani memanjat tiang listrik tanpa alat pengaman itu adalah Prajurit Satu (Pratu) Anhar. Setelah proses perbaikan dilakukan sekitar dua jam, aliran listrik di wilayah Kecamatan Puring Kencana pun kembali menyala.

"Dengan kemampuan dan keberanian, serta dengan keterbatasan peralatan yang ada, Pratu Anhar selaku anggota Pos Langau 1 memanjat tiang yang sudah didirikan dan memasang instalasi listrik tersebut. Sehingga, selama kurang lebih dua jam perbaikan listrik bisa kembali dinyalakan," kata Ali.

"Dengan diperbaikinya tiang listrik ini, diharapkan warga bisa kembali menggunakan listrik untuk keperluan sehari-hari," ucapnya.