Aksi Heroik Prajurit TNI AL Selamatkan 2 Nelayan yang Hanyut di Natuna

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kapal perang KRI Halasan-630 dan personel Pos Angkatan Laut (Posal) Sabang Mawang melakukan aksi penyelamatan terhadap dua orang nelayan dan bagan nelayan yang hanyut akibat cuaca buruk di Selat Lampa, Sabang Mawang, Natuna.

Komandan KRI Halasan-630 Letkol Laut (P) Memet Kurniawan mengisahkan, pada hari Kamis, 29 Juli 2021, sekitar pukul 12.30 siang tadi, cuaca ekstrem melanda Selat Lampa, Natuna. Hujan lebat yang disertai angin kencang di wilayah barat itu tiba-tiba datang berbarengan dengan ombak besar.

Ombak besar yang disebabkan oleh angin barat dengan kekuatan hingga 40 Knot itu kemudian menghantam sebuah kapal nelayan yang tengah berlindung di bagan nelayan yang berada di Selat Lampa, Sabang Mawang, Natuna.

Kapal bersama bagan nelayan itu pun langsung hanyut dihantam ombak besar yang disertai hujan lebat, serta angin kencang tersebut.

KRI Halasan-630 yang saat itu tengah berada tak jauh dari lokasi kejadian, langsung bergerak bersama sejumlah personel Posal Sabang Mawang melakukan aksi penyelamatan dengan cara menambatkan tali ke kapal dan bagan yang hanyut dan hampir tenggelam ditelan ombak dahsyat laut Natuna.

"Prajurit KRI Halasan-630 dan Pos TNI AL Sabang Mawang dengan dibantu warga pesisir bergerak cepat untuk melaksanakan penyelamatan dengan menambatkan kapal dan bagan yang hanyut tersebut ke Dermaga Pos TNI AL Sabang Mawang," kata Komandan KRI Halasan-630, Letkol Laut (P) Memet Kurniawan.

Sejumlah personel TNI Angkatan Laut dari KRI Halasan-630 dan Pos Angkatan Laut Sabang Mawang serta warga pesisir pantai telah berjibaku ditengah angin kencang yang disertai hujan lebat di wilayah Natuna. Aksi penyelamatan mereka pun berhasil. Mereka telah berhasil menyelamatkan dua orang nelayan yang hampir tewas ditelan ombak di Selat Lampa, Natuna siang tadi.

"Dua orang Nelayan yang berasal dari Pulau Tiga, Aqub (50) dan Wahyudi (38) berhasil dievakuasi dengan selamat," ujarnya.

Mendapatkan informasi tersebut, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K, mengapresiasi inisiatif Prajurit KRI Halasan-630 dan Posal Sabang Mawang yang telah dengan tanggap dan sigap dalam menangani kejadian yang memerlukan aksi segera tersebut.

Menurut Pangkoarmada I, apa yang telah ditunjukan oleh para Prajurit TNI AL tersebut adalah implementasi dari delapan wajib TNI yaitu menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha dalam mengatasi permasalahan sekelilingnya.

“Sudah selayaknya sebagai prajurit sapta marga yang memegang teguh sumpah prajurit dan delapan wajib TNI, harus dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dimanapun kita berada," kata Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K.

Lebih jauh Pangkoarmada I menyampaikan, sejak pertengahan bulan Juli lalu keadaan cuaca di perairan Natuna cenderung kurang bersahabat. Curah hujan yang tinggi disertai tiupan angin kencang telah menyebabkan gelombang laut di perairan Natuna lebih tinggi dari biasanya.

"Dengan kondisi ini, saya menghimbau kepada para pengguna laut di Perairan Natuna untuk lebih waspada dan mematuhi standar operasional keselamatan pelayaran, serta selalu mengupdate berita cuaca dari BMKG, sehingga dapat terhindar dari insiden yang tidak diinginkan," ucap Pangkoarmada I.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel