Aksi Irjen Fadil Datangi Wilayah Jakarta Terparah Virus COVID-19

Siti Ruqoyah, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVAKapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran bersama dengan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman punya kabar baik. Ini soal pencegahan dan deteksi dini virus COVID-19 atau corona. Mereka menjalankan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Instruksinya berupa pembagian masker di seluruh Polsek wilayah Polda Metro Jaya dan juga dan Koramil se Jakarta Raya. Mereka punya target. Harus menghabiskan 100 ribu masker untuk dibagikan kepada masyarakat.

Hari pertama sidak, Irjen Fadil atau yang biasa disapa F1 ini mendatangi wilayah Pancoran, Jakarta Selatan. Berdasarkan data dari Satgas DKI, wilayah Pancoran merupakan wilayah yang jumlah angka positifnya paling banyak di Jakarta belakangan ini.

"Jakarta Bermasker bersama TNI-Polri, target per hari minimal kita bagikan 100 ribu masker melalui seluruh Polsek," kata Fadil di Markas Polsek Pancoran, Senin 1 Februari 2021.

Kata Fadil hal ini agar warga Ibu Kota bisa lebih tertib memakai masker. Selain hal ini, pengecekan virus corona juga akan gratis. Rapid tes atau swab antigen gratis akan dilakukn di seluruh Polsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Pengecekan dilakukan hari Senin dan Kamis pukul 10.00 WIB samai 12.00 WIB di seluruh Polsek di jajaran Polda Metro Jaya. Dimana, kuota perharinya adalah 100 orang. Program ini ditujukan untuk warga yang kurang mampu.

"Pelaksanaan swab antigen gratis bagi masyarakat yang kurang mampu," kata dia lagi.

Seperti diketahui, Kapolri meminta kepada pihak keamanan pasar dan pengelola, nantinya jika ada pengunjung dan pedagang yang kedapatan tidak menggunakan masker untuk diberikan edukasi terkait penggunaan masker.

Kapolri juga menjelaskan nantinya akan ada personel kepolisian dan TNI yang akan memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan.

"TNI dan Polri setiap hari akan memantau dan mempersiapkan agar masyarakat yang berkunjung ke pasar, baik pasar tradisional maupun modern, stasiun dan tempat-tempat yang jadi mobilitas tinggi dan interaksi tinggi dilakukan edukasi protokol kesehatan dan pemberian masker," ucap Listyo.