Aksi Mulia Kolonel TNI Ucu yang Dituduh Hadang Jenderal Gatot di TMP

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Suasana duka hingga kini masih menyelimuti 91 jiwa warga Jalan Simprug Golf 1, Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan. Kesedihan sangat tampak dari raut wajah mereka yang kini hanya bisa meratapi puing-puing sisa kebakaran yang melanda rumah-rumah mereka.

Di tengah situasi pandemi COVID-19 dan mulai masuknya musim hujan di pengujung tahun 2020 ini, 91 jiwa yang didominasi kaum ibu dan anak-anak itu harus rela tinggal di tenda pengungsian dan menumpang di rumah tetangga lainnya akibat kebakaran hebat yang menghanguskan rumah mereka pada tanggal 26 Oktober lalu.

Di tengah kesedihan itu, Komandan Kodim 0504/Jakarta Selatan di bawah komando Kolonel Inf. Ucu Yustiana hadir menghampiri mereka. Kolonel Ucu langsung mengerahkan pasukannya untuk turun langsung ke lapangan agar memberikan bantuan kepada para korban kebakaran itu.

Dandim 0504/Jakarta Selatan yang diwakili oleh Danramil 04/Kebayoran Lama Mayor Inf Iswanto, menyatakan, bantuan yang diserahkan untuk para korban kebakaran kali ini berupa 50 paket sembako, yang setiap paketnya berisikan Beras, Minyak Goreng, Mie Instant dan Gula.

"Ini merupakan bentuk kepedulian Kodim 0504/Jakarta Selatan kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran," kata Danramil Kebayoran Lama, Mayor Inf Iswanto, dikutip militer="" tag="" www.viva.co.id="">militer">VIVA Militer dari keterangan resmi Kodim 0504/JS, Kamis, 29 Oktober 2020.

Mayor Inf Iswanto, yang didampingi Bati Tuud Koramil 04/Kebayoran Lama, dan Babinsa Grogol Selatan langsung menyerahkan bantuan dari Dandim Jakarta Selatan itu kepada para korban kebakaran Grogol Selatan.

Ketua RT.10/RW.08 Kel.Grogol Selatan, Suparno pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Kodim 0504/JS. Menurutnya, bantuan itu sangat membantu meringankan beban warganya yang menjadi korban amukan si-jago merah itu.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dari Kodim 0504/JS, bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami yang terkena musibah Kebakaran," kata Suparno.

Untuk diketahui, kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk di kawasan Simprug Golf 1 pada hari Senin 26 Oktober 2020 itu diduga disebabkan oleh korslet listrik dari salah satu rumah kos-kosan. Setidaknya 25 rumah ikut terbakar akibat korslet arus listrik itu. Insiden kebakaran itu telah mengakibatkan 91 jiwa harus tinggal di pengungsian.

Sebagaimana diketahui pula, nama Kolonel Inf. Ucu Yustiana mendadak tenar setelah dituduh menghadang mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata 30 September 2020.

Pada saat itu, Kolonel Inf. Ucu dengan sopan meminta Gatot Nurmantyo mengikuti protokol kesehatan dengan cara bergantian untuk menghindari penyebaran COVID-19.

Jenderal Gatot pun sempat mengacungkan jari telunjuknya ke arah Kolonel Ucu, namun mantan Komandan Bataliyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti itu tetap tenang dan sopan menghadapi seniornya itu.

Kolonel Ucu pun berusaha menjelaskan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas dan meminta para purnawirawan jenderal TNI yang hadir dalam acara deklarasi setelah ziarah makam pahlawan itu tidak dilakukan untuk menghindari kerumunan masa di tengah situasi pandemi COVID-19 saat ini.

Baca juga : MOT Selesai, Ini Pesan KSAU untuk Para Pilot Pesawat Tempur TNI AU