Aksi Olivia Jensen Buang Bendera Merah Putih Bikin Warganet Meradang, Akhirnya Minta Maaf

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hari Kemerdekaan Indonesia ke-76, menjadi momen banyak orang untuk berkreasi menunjukkan kebanggaannya. Hal itu juga dilakukan Olivia Jensen.

Melalui aplikasi TikTok milik akun babychanyeol_, pemilik nama lengkap Olivia Lubis Jensen, membuat video menggunakan bendera merah putih.

Bersama putri kecilnya, Aurora Jensen Purnama, bintang Bukan Cinta Biasa ini membuang Bendera Merah Putih ke tanah untuk melihat perubahaan dandanan mereka.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kenakan Baju Mandi

Olivia Jensen (Foto: TikTok)
Olivia Jensen (Foto: TikTok)

Dalam video tersebut terlihat Olivia Jensen kompak dengan putrinya mengenakan jubah mandi. Sambil bergoyang keduanya melebarkan Bendera Merah Putih.

Setelah itu, keduanya juga mengibaskan bendera tersebut sehingga terlihat ibu dan anak ini berubah penampilan.

Dibuang

Olivia Jensen (Foto: TikTok)
Olivia Jensen (Foto: TikTok)

Tampak Olivia Jensen tersenyum mengenakan kebaya putih, dengan kain yang dililitkan di pinggangnya. Begitu juga dengan putrinya.

Namun yang bikin warganet meradang, melihat kelakuan Olivia Jensen membuang Bendera Merah Putih.

Push Up

Beragam reaksi warganet usai melihat perbuatan wanita kelahiran Denmark, 11 April 1993.

"Demi? Gua ga sengaja ngejatuhin aja di suruh push up 100 kali pls," tulis Kala.

"Gue yg rela ujan-ujanan tengah malem disuruh nurunin bendera waktu kemah karna gamau didenda 50jut sambil di bentak-bentak, ini malah seenak udelnya," tambah W.

"Woyyy, ely engga liat pengorbanan gresya-apriayani kemarin demi berkibarnya bendera.. VIRALLLLL KAN KALAU BISA BIAR DI HUKUM," timpal Disiniaja.

Minta Maaf

Melalui aplikasi yang sama, Olivia Jensen, membuat klarifikasi, Kamis (19/8/2021).

"Teman-teman semuanya, aku minta maaf sekali atas kesalahan yang terjadi. Tidak ada maksud untuk hal yang tidak berkenan. Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya. Terima Kasih," ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel