Aksi Pejuang ASI Kelahiran Blitar, Mom Uung Victoria Finky Diganjar Rekor MURI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya- Uung Victoria Finky (30), seorang influencer dunia parenting dan menyusui di Surabaya, menceritakan bagaimana serunya mendukung para ibu di Indonesia untuk menyusui sang buah hati selama dua tahun. Pejuang Air Susu Ibu (ASI) kelahiran Blitar, Jawa Timur (Jatim) ini membuka layanan konsultasi selama 24 jam secara gratis.

Berkat kerja kerasnya tersebut, wanita yang kini tinggal di Jalan San Antonio 96-98 Mulyorejo, Surabaya ini akhirnya memperoleh penghargaan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

"Kami bersyukur karena kami merupakan pelopor pertama yang melayani konsultasi gratis untuk ibu menyusui, tiap bulannya ada 40 ribu ibu menyusui yang konsultasi ke kami meskipun bukan pemakai brand kami," tutur ibu dua anak ini, Selasa (4/1/2022).

Istri Jonathan Handoko ini semula membagikan pengalaman menyusuinya melalui Instagram pribadinya @uungvf. Unggahannya tersebut ternyata banyak mendapatkan respons dari ibu yang mengalami kesulitan menyusui.

"Saya belajar dari awal semuanya dan berusaha mendukung ibu lain untuk memberikan ASI. Jadi, ini pengalaman menyusui dari anak pertama karena dulu konsultasi menyusui harus berbayar dan waktunya terbatas,” ucapnya.

CEO Mom Uung memberikan layanan konsultasi melalui daring atau tatap muka dan bisa meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui. Ada SOP dalam pelayanan.

Apabila klien memiliki masalah kompleks, maka layanan ini bisa dihubungi meskipun dini hari. Layanan juga tersedia melalui WhatsApp dan akun media sosial Facebook, Instagram @momuung.id, dan YouTube Mom Uung.

“Layanan kami berikan kepada semua ibu atau calon ibu, tidak harus konsumen dan kapan saja akan dilayani karena ibu menyusui terkadang aktif saat malam sampai subuh untuk pumping,” ucapnya di Surabaya.

Tersertifikasi

Mama muda kelahiran 2 Juli 1991 ini menyediakan konselor atau ibu-ibu yang sudah tersertifikasi organisasi dunia (WHO) untuk meningkatkan kepercayaan ibu dalam menyusui.

“Konselor kami bagi tiga shift karena mereka juga punya keluarga. Sharing edukasi biasa di live Instagram dan TikTok,” ujarnya.

Menurutnya, edukasi menyusui dan pentingnya ASI tak hanya dibutuhkan ibu, tetapi juga support system dalam keluarga. Dia berkomitmen mendorong ibu menyusui selama dua tahun.

“Awal persalinan, ASI saya enggak keluar, sempat disuruh ngasih susu formula dan kebetulan suster sama suami memberikan semangat,” ucap influencer ini.

Berangkat dari hal itu, Uung menyadari kalau peran suami atau pengasuh anak itu sangat penting karena orang-orang itu yang akan membantu merawat anak dan menjaga agar ibu tidak stres dan percaya diri menyusui.

Dia berencana menggandeng medical edukator berasal dari dokter. Selain itu, berencana membuat kelas gratis.

"Ke depan ada kelas zoom gratis, kami beri materi untuk persiapan menyusui sejak hamil setiap bulan dengan materi yang berbeda dari dokter-dokter," ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

[vidio:Jelang Mudik Lebaran, Sejumlah Ruas Jalan Dikebut Perbaikannya]()

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel