Aksi Pencurian Spion Mobil Mewah Ini Bikin Geregetan Netizen

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bagi pemilik mobil mewah, seperti Toyota Alphard, Toyota Fortuner, dan Mitsubishi Pajero Sport harus ekstra hati-hati dengan kasus pencurian spion. Pasalnya, gerombolan penguntit salah satu komponen yang bisa dijual cukup mahal ini, masih sering beraksi.

Namun, apes bagi pencuri satu ini. Nekat mencoba mencuri spion, namun tidak mengukur kemampuan diri, terutama untuk urusan tenaga.

Berdasarkan unggahan akun instagram @fakta.indo, terlihat seorang pencuri yang berusaha mematahkan kaca spion tapi tidak berhasil. Seluruh tenaganya sudah dikerahkan, tapi komponen tersebut tidak patah juga.

Bahkan, ia sampai bergelantungan untuk merusak spion mobil tersebut, dan berharap bisa dibawa kabur. Tapi semua usahanya tersebut tetap tidak berhasil.

Setelah tidak berhasil, pencuri apes ini memilih untuk kabur karena sepertinya sudah ketahun. Aksinya ini bisa dibilang nekat, karena dilakukan pada kondisi siang hari, dan kondisi sekitar ramai dengan berada di pinggir jalan dan banyak kendaraan lalu lalang.

"Aksi seorang pria yang berusaha mencuri kaca spion mobil terekam cctv," tulis pemilik akun sebagai caption dalam unggahannya, dilihat Selasa (2/11/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Komentar warganet

Aksi nekat berujung apes pencuri ini, kemudian bikin geram netizen.

"Untung ga lepas tangannya. Ringkih bener kaya petek layangan 馃槀," komentar akun @mauzanaf

"Kurang olahraga blay, lemes tulang lunak," tambah akun @alin_okta

"Blm sarapan nih kayaknya馃槀馃槀," tutup akun @heru_reihansaputra.

Infografis Cara Hindari Jeratan Pinjol Ilegal

Infografis Cara Hindari Jeratan Pinjol Ilegal (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Cara Hindari Jeratan Pinjol Ilegal (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel