Aksi Solidaritas Burger King untuk Memesan Makanan di Kompetitor Akibat Pandemi

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Bisnis food and beverage atau usaha makanan dan minuman menjadi salah satu yang terdampak pandemi COVID-19. Tidak sedikit usaha makanan ini yang harus mengurangi karyawan bahkan hingga menutup gerainya. Sebagai salah satu penyedia cepat saji, Burger King memberikan perhatiannya kepada pesaing penyedia makanan cepat saji lainnya, seperti McDonald's.

Menyusul lockdown sesi kedua di Inggris, banyak bisnis makanan yang kembali mengalami penurunan pendapatan. Melihat kondisi ini, Burger King mengeluarkan pernyataan pada Senin (2/11) yang ditujukan kepada seluruh pelanggannya untuk membeli makanan di kompetitornya.

"Kami tidak pernah mengira akan meminta Anda melakukan ini. Sama seperti kami tidak pernah mengira kami akan mendorong Anda untuk memesan dari KFC, Subway, Domino's Pizza, Pizza Hut, Five Guys, Greggs, Taco Bell, Papa John’s, Leon… atau gerai makanan independen lainnya," kata Burger King dalam pernyataan di media sosial.

Burger King mengatakan itu mengingatkan pelanggan untuk membelanjakan uang mereka di salah satu jaringan sesama penyedia cepat saji. Burger King sendiri masih memiliki 530 gerai di Inggris. Pihaknya terpaksa mengeluarkan pernyataan ini karena setiap restoran sangat membutuhkan dukungan pelanggan.

Saling membantu bisnis makanan

View this post on Instagram

We know, we never thought we’d be saying this either.

A post shared by Burger King UK (@burgerkinguk) on Nov 2, 2020 at 4:51am PST

"Jadi, jika Anda ingin membantu, terus manjakan diri Anda dengan makanan lezat melalui pengiriman ke rumah, dibawa pulang, atau melalui drive thru. Mendapatkan Whopper selalu yang terbaik, tetapi memesan Big Mac juga bukan hal yang buruk," kata Burger King.

Dilansir dari Independent, kepala eksekutif Burger King di Inggris Alasdir Murdoch mengatakan antara 5-10 persen restoran mungkin tidak dapat bertahan hidup. Sehingga penting bagi sesama penyedia makanan cepat saji untuk saling mendorong.

"Ini bukan hanya kami, saya pikir ini berlaku untuk semua orang di luar sana di industri kami," kata Murdoch.

Simak video berikut ini

#changemaker