Aksi Suporter Manchester United Dibalas Represi Polisi

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Suporter Manchester United melakukan aksi protes menolak gagasan manajemen untuk ikut Liga Super Eropa. Mereka merangsek masuk ke dalam Old Trafford pada Minggu waktu setempat, 3 Mei 2021.

Aksi tersebut dilakukan jelang pertandingan antara MU melawan Liverpool dalam lanjutan Premier League. Dan dampaknya laga harus ditunda.

Suporter MU tak cuma masuk sampai ke tribun. Mereka sampai berada di atas lapangan dan melanjutkan aksinya.

Tindakan suporter MU itu kemudian mendapat respons dari Kepolisian. Mereka tak cuma dihalau untuk keluar dari Old Trafford, tapi juga ada tindakan represi.

Metro.co.uk memunculkan sebuah video di mana ada salah satu suporter MU yang dipukuli. Lokasinya di luar hotel Lowry, tempat anggota tim Setan Merah menginap.

Seorang suporter itu terlihat diseret untuk menjauh dari yang lain. Kemudian ada salah satu petugas yang memukulinya.

Video itu kemudian viral di media sosial. Publik meminta pertanggungjawaban atas tindakan brutal polisi tersebut.

"Kami telah mengetahu video tersebut dan akan memeriksa rekaman dan semua bukti yang ada untuk memahami keadaan seutuhnya terkait penangkapan tersebut," demikian pernyataan resmi Greater Manchester Police.