Aksi-aksi Terpuji Letkol TNI Cucu Jenderal Kopassus Penumpas PKI

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 4 menit

VIVA – Jika berbicara tentang kisah-kisah para keturunan tokoh fenomenal militer Indonesia, Letnan Jenderal TNI Sarwo Edhie Wibowo. Tentu masyarakat akan tertuju langsung tertuju keluarga besar Jenderal TNI (HOR) Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya, almarhum Kristiani Herrawati.

Sangat wajar juga keluarga SBY akan selalu menjadi penghias perbincangan seputar kisah Letjen TNI Sarwo Edhie. Karena beliau pernah menjadi penguasa RI 10 tahun lamanya.

Namun, di edisi kali ini VIVA Militer, Rabu 24 Februari 2021, akan mengajak pembaca setia mengenal kisah keturunan Komandan Jenderal Kopassus ke-5 yang lainnya.

Di Kota Sukabumi, Jawa Barat, ada salah satu keturunan sang jenderal TNI penumpas pemberontak PKI itu. Dia adalah Letnan Kolonel Danang Setyo Wibowo.

Letkol Danang ini cucu kontan dari Letjen Sarwo Edhie. Beliau merupakan anak bungsu dari putri kedua Letjen Sarwo Edhie, yakni Wirahasti Cendrawasih. Atau kakak dari istri Presiden SBY.

Ayah Letkol Danang juga tokoh militer Indonesia, beliau adalah Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Erwin Sudjono. Jenderal TNI yang menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ke 29.

Letkol Danang saat ini sedang menjalankan tugas negara untuk memegang tongkat kepemimpinan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0607/Kota Sukabumi.

Letkol Danang menjabat Dandim 0607 Kota Sukabumi terhitung 3 September 2019, dia menggantikan Letkol Kav Mujahidin. Dan selama bertugas di Kota Sukabumi, Letkol Danang dengan setia ditemani Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVII, Rinita Danang Prasetyo Wibowo.

Walau berasal dari keturunan tokoh-tokoh militer yang kondang, ternyata Letkol Danang jauh dari sifat sombong dan tak suka berpangku tangan. Aksi-aksinya pun sejauh ini cukup luar biasa dan sangat terpuji.

Hal itu terbukti dengan sepak terjangnya selama memimpin Kodim 0607/Kota Sukabumi yang dikenal pekerja keras dan sangat merakyat.

Saat pertama kali menjabat Dandim 0607, Letkol Danang dihadapkan dengan banyak kegiatan demonstrasi. Aksi itu terjadi 4 hari setelah dia dilantik.

Meski orang baru di kota moci. Tapi, lulusan Akademi Militer (Akmil) 2001 itu tak tinggal diam di markas, dia langsung turun ke jalan guna menjaga keamanan masyarakat selama demo berjalan. Bahkan, dia tak sungkan-sungkan untuk berinteraksi dengan peserta aksi.

Sebulan menjabat, Letkol Danang langsung mengadakan berbagai kegiatan kemasyarakatan. Saat itu dia menggelar Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa atau membangun jalan setapak di kampung-kampung.Dan dia turun langsung ke desa-desa dan pematang sawah yang akan menjadi sasaran kegiatan itu.

Dalam beberapa hari kemudian, Letkol Danang melakukan silaturahmi terbuka kepada ulama dan tokoh agama. Kala itu dia mengunjungi santri Pondok Pesantren Al-Hambusi, dan beramah tamah dengan KH Bubun Sirojudin. Dari silaturahmi itu tergagaslah kegiatan Jumat Berkah, yakni sebuah kegiatan sosial keagamaan dengan berkunjung ke ponpes dan masjid-masjid.

Pada awal 2020, Letkol Dandang menggelar program Bebaskan Sunga diari Sampah. Ketika itu sasarannya adalah melakukan normalisasi terhadap Sungai Cisuda dan Cisare. Tujuan untuk mencegah bencana banjir dan menangkal wabah penyakit.

Letkol Danang tak cuma menggagas dan memerintah prajurit TNI untuk melakukan kegiatan itu, dia sendiri juga turun dasar sungai untuk memunguti sampah dan mengangkat material yang mengganggu aliran air.

Di samping semua aktivitas itu, Letkol Danang dan pasukannnya juga berusaha membuka akses ruas jalan baru menuju ke lokasi wisata Cinumpang dan hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Jalan yang dibuka memiliki panjang 4,2 kilometer dengan lebar 16 meter. Tujuannya pembukaan jalan itu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dari sektor wisata alam.

Sampai akhirnya Virus Corona alias COVID-19 menyerang dunia, tak terkecuali Kota Sukabumi. Sebagai garda terdepan untuk meredam serangan virus itu, Letkol Danang mengambil berbagai langkah penyelamatan nyawa rakyat.

Berbagai operasi pendisiplin terhadap protokol pencegahan COVID-19 dilaksanakan. Letkol Danang dan prajurit TNI manyasar pasar, jalanan dan pemukiman untuk memastikan masyarakat memakai masker. Tak cuma Letkol Danang saja yang turun tangan, istrinya bersama KCK juga bergerak turun ke masyarakat untuk membagikan masker.

Selain itu, berduet dengan istrinya, Letkol Danang mulai bergerak memberikan bantuan pada masyarakat. Mereka rela hujan-hujanan demi bisa mengirimkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga-warga tak mampu.

Letkol Danang dan istri juga turun ke sawah-sawah untuk menggencarkan ketahanan pangan demi mengantisipasi dampak buruk dari pandemi COVID-19.

Dalam situasi itu, bencana alam banjir bandang melanda Sukabumi. Tiga nyawa melayang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dan rumah-rumah penduduk hancur.

Letkol Danang bergerak cepat, prajurit TNI dikerahkan untuk melakukan operasi SAR dan bantuan kemanusiaan serta memulihkan kembali lokasi terdampak bencana. Sementara istrinya bergerak bersama KCK untuk memulihkan trauma yang dialami warga terutama anak-anak.

Segitu dulu rekam jejak Letkol Danang di Kota Sukabumi. Yangperlu diketahui, jika merunut dari garis keturunan, Letkol Danang ini masih darah biru alias ningrat lho. Bagaimana tidak, eyang buyutnya Raden Kartowilogo dan Raden Ayu Sutini merupakan keturunan bangsawan Jawa.