Aktif, Ini Kontribusi Glenn Fredly di Dunia Musik dan Kehidupan Sosial

Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVA – Glenn Fredly, musisi kebanggaan Tanah Air telah berpulang, Rabu, 8 April 2020. Karena meningitis yang dideritanya, Glenn meninggal di usia 44 tahun. Pria bernama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo itu tidak hanya dikenal karena suaranya yang indah. Namun, ia juga terkenal lantang menyuarakan berbagai isu sosial dan aktif memprakarsai berbagai gerakan, baik di bidang seni, musik, hingga edukasi. Berikut ini merupakan kontribusi Glenn Fredly yang patut untuk dikenang.

Penggagas KAMI

Kami Musik Indonesia (KAMI) merupakan forum yang mewadahi para musisi Indonesia, ternyata tak luput dari ide seorang Glenn. Perkumpulan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para musisi tanah air, namun juga menjadi wadah bagi para musisi untuk menuangkan aspirasi mereka. Dalam KAMI, kerap kali diadakan berbagai acara, mulai dari talkshow musik, nonton bareng, hingga sosialisasi berbagai hal (budaya, ekonomi, hukum) yang menyangkut permusikan.


Sekjen Federasi Serikat Musik Indonesia (FESMI)

Tak jauh berbeda dengan KAMI, FESMI sebaga federasi juga mengemban misi yang sama, yaitu memajukan dan memberdayakan musisi Indonesia. Organisasi ini merupakan gabungan dari serikat musisi daerah dari beberapa wilayah, seperti Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur.


Pendiri Ruma Beta Foundation

Yayasan Ruma Beta merupakan badan sosial yang berfokus pada edukasi dan budaya di Indonesia. Yayasan ini sering membuka donasi untuk anak-anak yang berupa pakaian dan buku bekas. Selain itu, Ruma Beta juga kerap kali memberikan workshop atau penyuluhan musik yang ditujukan khusus untuk anak-anak.


Pendiri M Bloc Space

M Bloc Space merupakan co-creative working space yang juga aktif menyelenggarakan kegiatan seni dan diskusi edukatif. Bahkan, dalam beberpa kesempatan, M Bloc Space juga sempat melakukan penggalangan dana untuk tenaga medis dan korban terjangkit covid-19.


Penggagas Gerakan “Dukung Ambon untuk Jadi Kota Musik”

Sebagai musisi berdarah Maluku, Glenn juga ingin menciptakan trademark “kota musik” bagi Ambon. Hal ini ia wujudkan dengan mengajak masyarakat bersama-sama menandatangani petisi. Upaya ini akhirnya berhasil setelah mbon secara resmi ditetapkan sebagai kota musik oleh UNESCO.


Penulis: Nariyati