Aktivis Jakarta jaring bakal calon gubernur DKI

·Bacaan 2 menit

Para aktivis yang tergabung dalam Lintas Generasi Aktivis (Liga) berencana mensurvei sejumlah nama di 267 kelurahan untuk menjaring kandidat calon gubernur DKI pada Pilkada 2024.

"Penjaringan bakal calon gubernur kami lakukan secara bertahap hingga beberapa bulan ke depan," kata Koordinator Liga Jakarta M Syaiful Jihad di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Survei: Ganjar-Risma-Anies berpeluang pimpin DKI mendatang

Nantinya, para aktivis itu akan safari kegiatan di seluruh kelurahan wilayah Jakarta untuk menanyakan kepada warga terkait sosok yang cocok mengisi kursi gubernur DKI.

Nama para bakal calon gubernur DKI dalam safari itu melengkapi beberapa nama yang telah beredar selama ini.

Beberapa nama tokoh publik, kata dia, menjadi perhatian masyarakat di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Tak hanya itu, ada juga nama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Selanjutnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, serta mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

"Sangat wajar tokoh sekelas menteri bertarung di Pilkada DKI. Semuanya, orang-orang yang berkompeten untuk memimpin ibu kota," tutur Syaiful.

Sebelumnya, politikus Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik menyebutkan sederet nama tokoh yang berpeluang bertarung di Pilkada DKI, di antaranya mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Baca juga: Politikus PDIP harap pengganti Anies 2022-2024 paham Jakarta

Selain itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan tokoh Betawi Bahrullah Akbar.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan nama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai calon gubernur DKI.

Nama lain yang juga diperhitungkan adalah Bendahara Partai Nasdem yang juga anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Misan Samsuri yang berasal dari Partai Demokrat.

"Nama-nama ini sangat potensial. Tapi, kami tetap akan melakukan penjaringan kepada tokoh-tokoh yang memiliki kompetensi jadi gubernur," ucapnya.

Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan habis pada Oktober tahun 2022 dan Pilkada serentak termasuk di DKI Jakarta akan dimulai pada 2024.

Selama masa kekosongan sebelum Pilkada, nantinya tugas dan fungsi gubernur DKI akan diisi oleh penjabat gubernur.

Baca juga: JRC: Risma, Anies, dan Riza duduki tiga besar bakal calon Gubernur DKI

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel