Aktivitas Fisik dalam Masa Pandemi

Dian Lestari Ningsih, AdtmBagus
·Bacaan 1 menit

VIVAKesehatan, mendengar kata itu mengingatkan kita tentang pentingnya menjaga kesehatan pada masa pandemi. Senin, 14/12/20. Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan sosialisasi pentingnya aktivitas fisik pada masa pandemi.

Sosialisasi diadakan di taman Merjosari kota Malang. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian mahasiswa keolahragaan tentang pentignya menjaga kesehatan dengan melakukan aktivitas fisik dan sebagai pemenuhan tugas akhir mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena dengan diadakannya sosialisasi ini masyarakat dapat mengetahui apasaja manfaat dari aktifvitas fisik.

Sosisalisasi ini diadakan di Taman Merjosari yang berada di kecamatan Sukun Kota Malang, dengan sasaran remaja yang sedang berolahraga. Remaja yang diberikan sosialisasi ini sangat antusias dalam mendengarkan dan memahami apa yang disampaikan.

Materi dalam sosialisasi diambil dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sosialisasi ini tidak hanya terjadi satu arah saja, tetapi sasaran juga memberikan feedback sebagai bentuk keaktifan sasaran dalam sosialisasi tersebut.

Feedback diberikan setelah pemaparan materi atau penjelasan yang disampaikan oleh pemateri. Salah satu hal yang sering ditanyakan oleh sasaran pada saat sosialisasi yaitu “Aktivitas fisik apasaja yang dapat dilakukan dalam masa pandemi seperti ini?”.

Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa belum semua kalangan mampu memahami apa itu aktivitas fisik. Aktivitas fisik tidak hanya berolahraga, karena kegiatan fisik sendiri merupakan setiap gerakan tubuh yang diakibatkan kerja otot rangka dan meningkatkan pengeluaran tenaga serta energi.

Sehingga dengan kita melakukan jogging, berjalan, menyapu, berarti kita sudah melakukan aktivitas fisik. Aktfivitas fisik ang disarankan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah 30 menit setiap hari.

Maka dari itu, dengan diadakannya kegiatan ini mampu mengingatkan kembali bahwa aktivitas fisik itu perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga ke depannya, generasi millenial dan generasi selanjutnya bahwa dengan beraktivitas fisik 30 menit setiap hari kita dapat menjadi pribadi yang lebih sehat.